Akselerasi secara tiba-tiba itu melibatkan 8 jenis mobil Volvo bermesin diesel yang dilengkapi 5 silinder antara lainya adalah 2006-2010 S40 dan V50, 2007-2009 S80, 2007-2010 C30 dan C70, 2008-2009 V70 dan XC70, dan yang terakhir XC60 buatan 2009.
Forberg mengatakan oli mesin mobil Volvo mengalami kebocoran hingga memasuki ruang pembakaran. Akibatnya mesin mobil bekerja lebih cepat dan tidak sesuai asupan bensin sehingga menyebabkan mesin mobil tidak terkendali dan melaju dengan sendirinya meski pengemudi tidak menginjak pedal gas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Volvo sendiri seperti dikutip worldcarfans, Minggu (9/5/2010) telah mengirimkan surat peringatan pada 158 ribu pengguna Volvo di Eropa.
Diikuti tindakan peringatan pada 158 ribu pelanggan tersebut akibat Volvo telah menerima sebanyak 55 klaim pengguna Volvo yang pernah mengalami tabrakan akibat mobil melaju dengan sendirinya. Sejauh ini belum ada korban meninggal dunia.
Untuk sementara belum ada penanganan khusus pada mobil-mobil Volvo yang bermasalah. Namun juru bicara Volvo Froberg mengatakan pengguna Volvo harus berhati-hati ketika tengah menggunakan mobil-mobil Volvo yang dimaksud.
"Kami belum menerima laporan kematian akibat kecelakaan dalam kasus ini. Namun jika pengendara meresakan kejadian tersebut sebaiknya menempatkan gigi di netral dan berhenti langsung menepilah," kata Froberg.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan