Hal tersebut dikatakan Eni (23) salah satu penjual helm, saat ditemui di tokonya, Jalan Pungkur, Bandung Senin (5/4/2010.
"Helm bermotif kartun dan sekarang banyak diminati, apalagi sudah berlogo SNI. Jadi lebih laku," ujar Eni. Namun, kata Eni, helm bermotif lebih banyak diminati perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Eni menuturkan, tak hanya helm dewasa saja yang mempunyai logo SNI. Helm anak kecil pun kini berlogo SNI.
"Kalau dulu helm anak kecil kan asal nempel saja. Sekarang harus pakai logo SNI juga, jadi lebih kuat, dan aman," ujar Eni.
Sementara itu, tidak mau rugi, pedagang mengembalikan helm yang tidak memiliki kualitas SNI ke pabriknya.
"Helm yang belum ada SNI-nya kita kembalikan ke pabriknya, diretur. Kalau ada logo SNI harga jualnya jadi naik Rp 10 ribu per helm," ujar Fitri (18).
Menurut Fitri, kenaikan helm tersebut dikarenakan kualitas helm pun bertambah.
"Bahannya ganti, busa helmnya juga jadi bagus, terus gespernya lebih kuat," jelas Fitri sambil melayani pembeli.
Dirinya mencontohkan salah satu merek helm yang awalnya Rp 105 ribu, menjadi Rp 115 ribu setelah berlogo SNI. Meski demikian, kenaikan harga ini tidak berpengaruh terhadap penjualan helm di tokonya.
"Tidak terpengaruh, soalnya sekarang kan harus pakai helm yang ada logo SNI, jadi biarpun mahal tetap dibeli," ujarnya.
(avi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?