Dikembangkan oleh Fiat Powertrain Technologies (FPT), mesin baru ini menerapkan sistem Multiair Revolusioner yang dikombinasikan dengan dinamika fluida khusus
yang dioptimalkan untuk efisiensi bahan bakar terbaik.
Selain itu, dengan mengambil konsep perampingan yang ekstrim dan tuning mekanika dasar yang mengagumkan, mesin baru ini bisa menghasilkan tenaga mencapai 65-105 HP, serta menghasilkan 30 persen CO2 lebih sedikit daripada kinerja mesin yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fiat 500 ini dilengkapi dengan dua silinder 900 cc turbo bertenaga 85 HP yang memiliki tingkat emisi CO2 terendah untuk mesin bensin, yaitu hingga 95 gram per
km, tanpa mengurangi performa dan kenikmatan berkendara.
Dibandingkan dengan dua versi mesin yang tersedia saat ini, Fiat 500 Twin Air memberikan performa yang baik dengan pengurangan bahan bakar mencapai 15 persen,
serta kinerja 25 persen lebih baik dari mesin 1.2 liter.
Sementara bila dibandingkan dengan mesin 1.4 liter, konsumsi bahan bakarnya bisa 30 persen lebih irit, dengan kinerja yang sebanding sama tinggi dan juga
kenikmatan berkendaranya.
Mesin yang baru ini pun lebih pendek 23 persen dan lebih ringan 10 persen, dibandingkan mesin 4 silinder, sehingga membuka peluang perkembangan lebih lanjut, agar bisa menggunakan bahan bakar metana feed atau kombinasi teknologi hybrid.
Secara khusus, sebuah versi metana Twin-Air akan tersedia dan segera memberikan pengurangan emisi CO2 lebih tinggi, hal ini mungkin dengan mengadopsi sepasang injector khusus selain bensin injector di intake manifold.
Begitu juga untuk menggunakan sistem hybrid. Justru karena ukurannya yang kecil, Twin-Air cocok sekali untuk dibarengi dengan sebuah motor listrik, dengan suatu perangkat diatur antara mesin dan gearbox untuk memulihkan dan menyimpan energi saat pengereman.
Inti kerja sistem Twin-Air ini adalah secara elektro-hidrolik, dimana sistem manajemen katup bahan bakar yang bekerja untuk mengurangi konsumsi dengan
mengendalikan udara langsung melalui katup inlet.
Dengan kapasitas mesin kecil, namun dilengkapi turbo yang bisa meningkatkan torsi maksimum, tenaga tersedia pada rpm sangat rendah, sehingga ketepatan responsnya akan jauh lebih baik dibandingkan dengan mesin konvensional.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta