Menyasar segmen performa, Bridgestone akan meluncurkan Turanza GR-90, serta Potenza S 001, yang kedua varian ini merupakan andalan Bridgestone untuk mendongkrak penjualannya.
Tak kalah menarik, setelah tahun lalu mengeluarkan produk ramah lingkugan B250, kini di kelas yang lebih tinggi, Bridgestone akan meluncurkan Ecopia, sebagai ban ramah lingkungan terbaru mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga, Ecopia bukan hanya nama saja, tapi juga fungsinya yang ramah lingkungan," jelas Marketing Director PT Bridgestone Tire Indonesia, Shinya Hisada, dalam media gathering di Hotel Nikko, Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Sayangnya, Bridgestone belum mau membeberkan lebih lanjut mengenai spesifikasi calon ban andalan mereka ini, baik mengenai spesifikasi dan teknologinya, maupun harga dan waktu peluncurannya.
Harga Tidak Naik
Sementara itu meskipun mulai terjadi kenaikan pada harga karet alam, sebagai bahan dasar pembuat ban, namun Bridgestone mengaku, belum akan menaikkan harga jual produk-produknya.
Seperti diketahui, harga karet alam di bursa New York mencapai US$ 2,8- US$ 3, apalagi ditambah dengan nilai tukar rupiah yang proyeksinya akan terus melemah terhadap dolar Amerika.
"Kenaikan harga karet alam, jelas sangat mempengaruhi harga jual ban, tapi sampai saat ini kami belum akan memberikan keterangan resmi mengenai kenaikan harga produk kami," ujarnya.
Sambil berusaha terus menahan harga, Bridgestone pun akan terus berusaha meningkatkan pangsa pasar mereka di tanah air, yang tahun 2009 lalu, disegmentasi replacement market, Bridgestone menjarah jatah pasar mencapai 40,9 persen, sehingga masih membuat pabrikan ban Jepang ini memimpin pasar.
Sementara untuk tahun ini, Bridgestone hanya mencanangkan target kenaikan jatah pasar mereka sebesar 13 persen, tidak jauh berbeda dengan target Bridgestone di beberapa negara lain secara global.
Salah satu caranya, tentu dengan memperluas jaringan pemasaran mereka, yang saejauh ini Bridgestone di Indonesia sudah memiliki 43 agen, serta didukung pula oleh 186 Toko Model (Tomo), yang tersebar diseluruh Indonesia, termasuk Papua.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter