Beda Airbag, Honda CR-V di Indonesia Aman

Beda Airbag, Honda CR-V di Indonesia Aman

- detikOto
Rabu, 10 Feb 2010 16:14 WIB
Beda Airbag, Honda CR-V di Indonesia Aman
Jakarta - Sebanyak 430.000 unit mobil Honda dengan model seperti Accord, Civic, Odyssey, CR-V di seluruh dunia akan ditarik kembali karena permasalahan pada sistem kantung udara atau airbag.

Airbag
tersebut terindikasi mengalami cacat produksi sehingga dikhawatirkan dapat pecah dan menimbulkan bahaya bagi pengemudi maupun penumpangnya.

Bahkan hingga saat ini telah terjadi 12 insiden terkait hal tersebut dengan korban 11 luka dan 1 orang meninggal. Karena itulah Honda akan segera memanggil para pemilik kendaraan diatas untuk segera diperbaiki.

Namun, PT Honda Prospect Motor (HPM), sebagai pemegang merek mobil Honda di Indonesia menyatakan, tidak ada masalah pada produk-produk Honda yang disebutkan di atas untuk pasar Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya itu memang berbahaya, tapi di sini tidak ada masalah, jadi tidak terkena recall," ujar Direktur Marketing dan After Sales Service HPM Jonfis Fandy, ketika dihubungi detikOto, Rabu (10/2/2010)

Kenapa Indonesia bisa tidak terkena? Alasan Jonfis, karena teknologi airbag yang diterapkan pada mobil Honda di Indonesia dengan di pasar global berbeda. "Pada negara-negara maju, mereka sudah mengaplikasikan teknologi dual invation," ujarnya.

Maksudnya, Dual Invation merupakan teknologi airbag yang memiliki sensor yang bisa menyesuaikan bukaan airbag ketika terjadi benturan, berdasarkan tingkat kekerasan sebuah benturan tersebut.

"Jadi kalau benturannya pelan, airbagnya mengembang tidak penuh, tapi kalau kencang, maka bukaan airbagnya penuh," papar Jonfis.

Nah, sistem airbag Dual Invation tersebut yang bermasalah, sehingga Honda Motor Corp sampai harus melakukan penarikan ratusan ribu unit produknya. Sedangkan di Indonesia, mobil-mobil Honda semuanya masih menganut sistem airbag Single Invation.

"Sebentar lagi kita juga bakal mengeluarkan pernyataan resmi, namun pastinya tidak ada recall," janji Jonfis.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads