KNKT hanya siap memeriksa kondisi kendaraan jika mendapatkan laporan
berulang-ulang kali dari masyarakat yang berbeda.
"Meski bukan tugas pokok kami tetapi KNKT siap," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi kepada detikOto Senin (8/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kendaraan tersebut jika diperlukan. "Namun ingat harus berulang-ulang laporannya dari pemakai yang berbeda." jelas Barata.
Menurut Barata jika lebih laporan berulang-ulang dengan tipe mobil yang sama kemungkinan besar cacat dari pabrik. "Tetapi jika hanya satu atau dua laporan kemungkinan itu kesalahan pengguna," ucapnya.
Barata menjelaskan konsumen cukup menghubungi KNKT, selanjutnya KNKT menampung keluhan tersebut. Jika sudah memadai untuk ditindak, KNKT dengan segera akan menyelidiki mobil-mobil tersebut. "Kita tampung semua, jika terjadi keluhan dengan tipe mobil yang sama baru KNKT mengambil tindakan," cetusnya.
Namun KNKT menegaskan tindakan yang diambil KNKT jika mobil yang bermasalah bisa menyebabkan kecelakaan, di luar itu KNKT tidak bersedia.
"Tetapi saya jelaskan, KNKT hanya memeriksa kendaraan jika hubungannya dengan kecelakaan. Di luar itu KNKT tidak bersedia seperti power window kebakar, kaca melengkung jika kena panas dan komponen-komponen lainnya yang tidak menyebabkan kecelakaan seperti tape mobil rusak akibat pengggunaan. Karena itu sudah di luar tanggung jawab KNKT," tandasnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!