memproduksi kendaraan hybrid hingga satu juta unit dalam satu tahun. Rencananya mereka akan melakukan hal itu mulai tahun 2011.
Toyota percaya hal itu dapat dilakukan mengingat pasar mobil ramah lingkungan beberapa tahun belakangan mulai menunjukan peningkatan.
Mobil-mobil hybrid dalam beberapa tahun belakangan memang menjadi tren tersendiri di industri otomotif global. Terlebih karena diakui cukup bisa memangkas emisi gas buang kendaraan, mobil-mobil yang menggunakan mesin hybrid pun mendapat subsidi di beberapa negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk masa yang akan datang, fokus dari strategi (mobil emisi rendah) Toyota akan berada di hybrid, bukan listrik atau mobil fuel cell," analis di Kazaka Securities Yoshihiko Tabei seperti detikOto kutip dari Reuters, Rabu (20/1/2010).
Karena itu tidak heran bila media Jepang seperti Nikkei pun menulis bahwa untuk mencapai tujuannya itu Toyota pun berencana untuk menambah sekitar 10 model hybrid baru dalam beberapa tahun ke depan untuk memperkuat jajaran mobil hybrid Toyota yang sekarang ada.
Toyota sendiri telah memproduksi sekitar 500 ribu unit mobil hybrid di tahun 2009 silam atau hanya 8 persen dari keseluruhan mobil produksi mereka.
Dan untuk meningkatkan jumlah produksi mobil hybrid itu, Toyota pun kini telah memperluas tempat produksi mobil hibrid di luar Jepang seperti China, Amerika Serikat, Thailand dan Australia.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat