Diprediksikan, image Toyota Camry tidak akan terlalu berpengaruh setelah tidak digunakan menteri, karena biar bagaimanapun, Camry tetap memiliki popularitas di dunia, jauh sebelum para menteri menggunakannya 2004 lalu.
"Jangan samakan Camry dengan Toyota Crown, karena popularitas Camry tidak hanya di Indonesia, tapi hampir di seluruh dunia," ujar pengamat otomotif, Achdiat A Suhadi ketika berbincang dengan detikOto, Senin (28/12/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Toyota Crown, pria yang akrab dipanggil Dodo tersebut, sepertinya tidak melihat popularitas yang sama pada Toyota Crown. "Sepertinya hanya di Indonesia saja nama Crown berkelas," ujarnya.
Sehingga, Camry bakal tetap mendapatkan tempat bagi konsumennya, meskipun mulai tahun 2010 mendatang, sudah tidak digunakan lagi sebagai mobil menteri.
(bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah