Nah, seperti dilansir autocar, Selasa (15/12/2009) Land Rover saat ini sedang mengembangkan Range Rover Sport Hybrid, yang diklaim memiliki kadar emisi CO2 hanya 100g per km, serta motor listriknya mampu diajak jalan sejauh 20 mill.
Jika rencana ini tercapai, maka Land Rover bakal menjadi pionir merek mobil mewah yang kadar emisinya rendah, sebagaimana mobil-mobil kecil dan kompak seperti Citroen C1 dan Ford Focus Econetic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Range Rover Sport Hybrid didukung mesin diesel 3.0 liter V6, yang dipadukan dengan sistem hybrid motor listrik paralel berkekuatan 25 kw, sehingga bisa digunakan hanya motor listriknya saja seperti Toyota Prius.
Jarak tempuh 20 mil tersebut, bisa dicapai dengan cara melakukan charging langsung (plug-in), yang sirkulasinya disimpan pada sebuah baterai konvensional yang terdapat pada varian ini.
Pastinya, generasi pertama Range Rover Sport yang menggunakan sistem hybrid ini akan menggunakan tempat penyimpanan listrik konvensional seperti baterai tersebut.
Sebenarnya, untuk varian penjelajah seperti Range Rover, lebih cocok menggunakan Ultra Capasitor, daripada baterai konvensional yang dianggap kurang cocok, karena tidak akan bisa optimal saat kondisi offroad.
Namun, dengan hadirnya mobil penjelajah seperti Range Rover yang sudah hybrid ini, tentunya akan membuat kegiatan offroad menjadi lebih menyenangkan, bukan?
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun