Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) punya pandangan sendiri soal itu. YLKI menilai mobil ramah lingkungan (green car) itu harus dibuktikan dulu.
"Jadi harus yang jelas dengan green car sesungguhnya. Kalau tujuannya untuk ramah lingkungan ya buktikan. Seperti mobil yang kemampuannya mengeluarkan CO2 yang sangat rendah. Jangan hanya menjual," ujar Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Indah Sukmaningsih dalam seminar mengenai tren Green Car di Ballroom FX Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (29/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isu Green Car seharusnya menjadi satu paket yang diiring dengan kemampuan industri otomotif itu sendiri untuk meminimalisir gas CO2 yang hingga kini semakin tinggi.
"Jangan hanya menjadikan alat pemasaran tapi anggap sebagai kepentingan yang tujuannya memang untuk kebersihan lingkungan," katanya.
Sebab menurutnya jika hanya menjadikan alat pemasaran maka tak urung kondisi jalan Jakarta menjadi macet dengan merebaknya Green Car.
"Intinya keluar garasi rumah sudah kena macet, karena orang banyak memilih Green Car," ucapnya.
Dengan adanya itu lanjut Indah konsumen merasa dibohongi dengan adanya Green Car.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?