Suzuki SX4 ini sudah didukung dengan teknologi mesin VVT yang lebih maju. SX4 baru ini pun ada yang dibekali dengan transmisi otomatis 4 speed.
Suzuki baru meluncurkan SX4 ini di India pada 26 Oktober lalu. Executive Officer Maruti India, Mayank Pareek, mengomentari kehadiran varian baru tersebut. Menurutnya SX4 terbaru ini diposisikan untuk mengisi luxury segmen, sebagai sebuah mobil yang khas dengan karakteristik dunia modern.
"Dengan mesin VVT baru, mobil ini siap memompa adrenalin, sekaligus tetap ramah lingkungan," ujarnya di situs resmi Maruti Suzuki India, Rabu (28/10/2009)
Sehingga Maruti yakin, SX4 baru ini akan diminati banyak orang, terlebih dengan keberadaan fitur transmisi otomatisnya yang memang sejalan dengan kondisi kosmopolitan lalu lintas kota yang stop and go.
Perubahan terbesar pada Variabel Valve Timing (VVT), yang memungkinkan katup
intake diubah selama mesin beroperasi guna memberikan kondisi terbaik dalam
mengemudi tanpa kekurangan atau membuang tenaga.
SX4 dengan mesin VVT baru yang lebih efisien dan menghasilkan emisi karbon lebih rendah dari pendahulunya, bahkan diklaim memiliki jarak tempuh sejauh 15,6 km per liter.
Mesin baru tetap berkapasitas 1,6 liter, namun menghasilkan daya maksimum
104.68ps pada 5600 rpm dan menawarkan torsi yang tinggi sebesar 145 Nm pada
4.100 rpm.
Transmisi 4 speed otomatisnya pun menawarkan perpindahan gigi yang lebih halus dengan kecepatan yang menawarkan pengemudi untuk mengendarai SX4 dengan lebih sporty.
Interior bergaya dual-tone, sehingga memiliki nuansa kemewahan yang menenangkan di dalam kabin. Begitu juga connector USB, serta seperangkat piranti elektroniknya lainnya seperti ABS, EBD dan Dual SRS Airbags.
Saat pertama kali dikenalkan tahun 2007, Maruti India adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan fitur-fitur terkemuka kelas premium, dan tradisi tersebut berlanjut di SX4 terbaru ini.
Di Indonesia, nama SX4 dikenal dengan SUV crossovernya, sedangkan untuk sedan, Suzuki mengubah SX4 menjadi Neo Baleno untuk pasar Indonesia.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes