Seperti dikutip AFP, Senin (26/10/2009) Honda akan menghabiskan lebih dari 10 miliar yen atau setara dengan US$ 109 juta untuk menaikkan kapasitas di sebuah pabrik yang beroperasi secara bersama-sama dengan PT Astra Internasional, sebesar 20 persen menjadi 3,6 juta unit.
Indonesia merupakan pasar motor Honda terbesar kedua setelah India. Sehingga perluasan pabrik tersebut, patut segera diwujudkan dan ditargetkan dimulai pada tahun 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada keputusan," ujarnya.
Honda mengalami penurunan penjualan akibat ekonomi global, namun hasil saat ini lebih baik dibandingkan dua saingan utamanya, yang sama-sama berasal dari Jepang, yaitu Toyota dan Nissan.
Hasil tersebut, karena permintaan akan sepeda motor begitu banyak dan cepat,
terutama di negara-negara berkembang.
(bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0