Porsche : Kami Tidak Punya Lawan di Indonesia

Porsche : Kami Tidak Punya Lawan di Indonesia

- detikOto
Jumat, 23 Okt 2009 16:59 WIB
Porsche : Kami Tidak Punya Lawan di Indonesia
Jakarta - Kondisi pasar otomotif dalam negeri memang tengah diwarnai gempita hadirnya mobil-mobil baru. Sedan sport yang eksotis namun berharga mahal pun membuming di dataran Indonesia. Mulai dari Ferrari hingga Lamborghini yang terkenal dengan kesangaran mesin berkonfigurasi V datang ke negeri ini.

Menanggapi banjirnya sedan sport tersebut, PT Eurokars Artha Utama selaku distributor mobil Sport Porsche beranggapan sedan sport yang hadir di pasar otomotif nasional itu bukanlah pesaing-pesaingnya.

Salah satu distributor mobil sport itu pun beranggapan bahwa mobil sport Porsche Panamera memiliki pangsa pasar tersendiri dalam mengarungi pasar otomotif Indonesia.

"Mereka itu bukan pesaing kita, dan kita pun tidak memiliki pesaing secara langsung," pungkas CEO Eurokars Group of Companies, Herbert Kwee disela-sela peluncuran New Porsche Panamera di Pacific Place, Jakarta (23/9/2009).

Menurutnya Porsche di Indonesia ingin memiliki pangsa pasar tersendiri tanpa menggangu pangsa pasar produsen mobil sport lainnya. "Karena kita mempunyai segmen tersendiri, tanpa mengganggu pangsa lainnya," cetusnya.

Pihak Eurokars Artha Utama melalui COE-nya berkilah jika sedan sport yang kini membanjiri pasar lokal memiliki keunggulan ditiap masing-masing produknya. Sebut saja seperti New Porsche Panamera yang memiliki spoiler otomatis yang terintegrasi dibagian buritan. Spoiler tersebut diklaim menggunakan tingkat aerodinamis yang sesuai sehingga mengikuti arah hembusan angin.

Dan lebih dari itu, dibalik kap mesin Porsche pun terdapat tenaga yang sangat besar. Seperti New Prosche Panamera Turbo yang dipajang di depan jurnalis Indonesia. Mesin berkapasitas 4.800 cc V8 itu mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam waktu 4,2 detik.

Dan untuk top speed, mesin itu mampu melaju hingga 303 km per jam dengan tingkat Konsumsi bensinnya ialah 12,2 l per 100 km atau setara dengan 23,2 mpg, dengan emisi CO2 sebesar 286 g/km.

"Semua juga ada keunggulan masing-masing," cetus Herbert. (ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads