Si Bongsor Ford Everest

Test Drive

Si Bongsor Ford Everest

- detikOto
Selasa, 20 Okt 2009 03:26 WIB
Si Bongsor Ford Everest
Jakarta - Setelah Suzuki SX4 dan Kijang Innova, detikOto memiliki kesempatan untuk mencoba si SUV bongsor dari Ford, yakni Ford Everest.

Nah sebagai jalan pembuktian ketangguhan SUV ini, kami mengambil jalur Jakarta-Pangandaran.

Perjalanan menempuh waktu kira-kira 9 jam dari Jakarta menuju Pangandaran, Jawa Barat dengan jarak tempuh sekitar 350 km lebih.

Dari pemantauan kami varian tersebut telah mengalami penyempurnaan pada interiornya sehingga lebih baik bila dibandingkan dari varian Ford Everest sebelumnya.

Sebut saja dengan aliran AC hingga bangku ketiga yang telah dimododifikasi pada plafon SUV tersebut, jadi penumpang di dalamnya tidak perlu merasa kepanasan. Ada juga entertainment Mp3, AUX in iPod serta DVD terintegrasi apik pada dashboard SUV tersebut, menambah penumpang semakin menikmati kehadiran SUV asal negeri paman sam itu.

Kabin penumpang semakin terasa kedap, dan pengedap suara yang tersemat pada
dinding pintu New Everest memaksimalkan kehadiran varian tersebut di kancah
otomotif tanah air. Tak disangkal, suara berisik dari luar tersaring dengan
sangat sempurna.

Domonasi lain dari interior varian SUV itu yaitu bangku yang memuat banyak
hingga 8 orang. Dengan ini saja SUV Ford Everest sudah menjawab jika SUV New
Ford Everest memang cocok untuk memenuhi kebutuhan keluarga besar dikala itu.

Ketika dipacu di jalan tol, mesin diesel Duratorq 2.500 cc 16 valve Commonrail Turbo with intercooler dengan torsi 318 pada 1.500 rpm pun terasa mantab. Ketika pedal gas ditekan dalam-dalam untuk meraih top speed di 170 km per jam, SUV yang berbodi gambot itupun menunjukan kehebatannya. Getaran pada bodi hampir tidak terasa dan raungan mesin diesel pun hampir tidak terdengar ke kabin penumpang, cukup nyaman.

Namun, PT FMI seharusnya membenahi bangku baris ketiga. Bangku deretan terakhir itu tidak dilengkapi dengan head rest sehingga membuat leher penumpang merasa pegal akibat kepala tidak bisa disenderkan.

Terlepas dari itu, mesin 2.500 cc TCDi itu cukup bermain di 1.500 hingga 2.000 rpm karena di rpm tersebut Anda sudah bisa merasakan besarnya tenaga yang dimuntahkan dari varian yang memang didisain untuk ketangguhan. Semakin Anda bisa mengatur pijakan gas maka semakin ekonomis biaya yang anda keluarkan dan lebih dari itu, anda bisa merasakan torsi hebat dari SUV tersebut, terlebih di tanjakan.

Selepas jalan tol menuju Tasikmalaya, jalan sudah mulai berkelok namun detikOto belum merasakan handling yang hebat dari SUV gambot itu. Perjalanan pun berlanjut, akhirnya menemui medan berliku selepas Tasikmalaya hingga daerah Banjar, Jawa Barat.

Kendati harus menaiki tanjakan yang cukup tinggi, turunan dan kelokan yang
tajam, SUV Ford Everest masih tetap mantab. Tak ada tanda-tanda tenaga menyusut di setiap putaran mesin saat mobil mendaki. Gejala body rolling pun sangat kecil sekali. Hal itu dikarenakan keempat suspensi Ford Everest memang didisain untuk medan onroad dan offroad.

Jadi keraguan terhadap kelincahan mobil ini pun pupus, saat melintasi lintasan dengan tingkungan cukup tajam sekalipun.

Dari detikOto alami, mobil yang dibandrol Rp 323 juta OTR itu memang pantas
untuk dikategorikan sebagai SUV tangguh untuk keluarga besar. Sesuai dengan tag linenya yakni SUV Tough.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads