Jangan salah sangka, Gonzalez bukanlah seorang insinyur, seorang akademisi atau seorang eksekutif dari sebuah perusahaan mobil.
Dia adalah seorang pelajar berumur 15 tahun di West Philadelphia High School AS yang merupakan bagian dari tim yang berharap untuk memenangkan hadiah tertinggi dalam kompetisi prestisius Progresif Automotive X Prize.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gonzalez dan timnya yakni The West Philly Hybrid X tim adalah satu-satunya peserta yang berasal dari SMA dalam kompetisi yang diikuti oleh sekitar 90 tim dari Amerika Serikat dan luar negeri. Apa Gonzalez punya peluang?
"Aku tahu kita akan menang. Kita punya sejarah yang baik memenangkan kompetisi dan kami punya latar belakang teknik dan pengalaman," ujarnya seperti dikutip Reuters, Kamis (15/10/2009).
Pada tahun 2002, 2005 dan 2006, tim Gonzalez memenangkan Tour de Sol, sebuah kompetisi untuk membuat mobil hybrid atau kendaraan bio-diesel yang bisa melaju sekurang-kurangnya 150 mil dan dengan konsumsi bahan bakar 100 mil per galon (42 km per liter) atau lebih baik.
Pada usaha pertama, mereka mengalahkan 40 tim lain, termasuk satu tim dari Universitas teknik terkenal di AS yakni Massachusetts Institute of Technology.
Kali ini, saingan mereka termasuk tim dari Cornell University, aliansi insinyur dari Ottawa dan Silicon Valley, dan kelompok yang dipimpin oleh seorang penemu yang kredit termasuk perangkat lunak pengenal suara untuk BlackBerry.
Pemenang kompetisi hybrid ini akan ditentukan pada akhir tahun 2010.
Simon Hauger, Direktur Academy of Automotive and Mechanical Engineering, tempat Gonzalez dan kawan-kawan bernaung, mengatakan bahwa tidak aneh jika anak-anak SMA dari dapat memenangkan persaingan dalam kompetisi kelas berat.
"Remaja percaya bahwa mereka dapat melakukan apa-apa," katanya.
Para pelajar ini dalam membangun mobilnya terinspirasi dari Toyota Prius. Mereka pun akhirnya bercita-cita membangun sebuah mobil hybrid yang memiliki efisiensi bahan bakar tinggi dan tak kalah cepat dan keren. Hasilnya adalah mobil Hybrid Attack.
Hybrid Attack bisa melaju mulai dari nol sampai 100 km per jam hanya dalam 4 detik dan mendapatkan 60 mil per galon bio-diesel di jalan raya.
"Kami tidak merancang mobil untuk menang, tetapi untuk mematahkan stereotip apa mobil hybrid bisa," kata Hauger.
Tapi mobil itu pun menang, dan mengambil tempat teratas pada kompetisi Tour de Sol pada tahun 2005 dan 2006.
Kita lihat kiprah Gonzalez dan kawan-kawan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik