Berdasarkan data penjualan wholesales Gaikindo, pada bulan Agustus lalu, tercatat Hyundai i10 hanya terjual sebanyak 50 unit saja, padahal di bulan sebelumnya, i10 bisa terjual 10 lebih banyak, atau 60 unit.
Sedangkan pendatang baru, Hyundai i20, bulan Agustus lalu berhasil mencatat angka penjualan sebanyak 71 unit, sehingga dengan begitu menempatkan dirinya diatas angka penjualan i10.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila i10 memiliki rentang harga termahal pada kisaran Rp 53 juta, maka i20 hadir dengan harga yang kompetitif, yaitu pada kisaran Rp 177 juta untuk tipe tertinggi.
Namun dengan kelebihan fitur yang dimiliki i20 dibanding i10, bisa saja membuat konsumen lebih cenderung memilih i20 daripada i10, sehingga membuat penjualan i10 tersalip oleh Hyundai i20.
Seperti kita ketahui bersama, kecenderungan konsumen Indonesia masih menomorsatukan harga jual sebuah produk, karenanya dengan rentang harga yang tidak terlalu jauh tersebut, timbul pertanyaan mengapa penjualan i10 mandek sejak hadirnya Hyundai i20.
Mungkinkah hal tersebut karena harga i10 yang kemahalan sebagai sebuah city car?
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit