GM dan Chrysler yang baru sembuh dari kebangkrutan itu malah mengalami penurunan angka penjualan di tengah kembali boomnya pasar mobil AS menyusul kehadiran program Cash for Clunkers.
Di bulan Agustus lalu, dimana program Cash for Clunkers efektif berjalan, penjualan GM malah turun 20 persen, sedangkan Chrysler turun 15 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GM memang selama ini dikenal dengan image mobil besar yang boros BBM. Bandingkan dengan produsen mobil asal Jepang dan Korea yakni Toyota dan Hyundai yang masing-masing mengalami kenaikan 6 persen dan 47 persen. Hyundai meningkat cukup pesat berkat penjualan sedan Elantra.
Mobil-mobil asal Asia memang dikenal lebih irit ketimbang mobil hasil produsen AS.
Produsen Jepang lainnya yakni Honda juga mengalami kenaikan 10 persen dari bonanza penjualan mobil.
Produsen mobil AS yang meraup untung adalah Ford. Ford melaporkan adanya lonjakan 17 persen dari angka penjualan pada bulan Agustus 2009.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun