Itulah sebabnya General Motor merencanakan akan mengeluarkan sebuah varian yang juga berharga super murah untuk pasar Asia. Harga mobil murah GM itu ditargetkan hanyalah sekitar US$ 4.000 atau sekitar Rp 40 juta.
"Ketika di India Tata Motors keluar dengan Nano yang berharga hanya US$ 2.500, banyak pabrikan kendaraan yang juga tertarik bermain disini," ungkap Executive Vice President, International Operations GM, Nick Reilly seperti dikutip Nasdaq.com , Selasa (18/8/2009).
Pasar mobil murah memang terlihat sangat menggiurkan, apalagi bila kita melihat pasar mobil utama seperti Amerika Utara dan Eropa Barat yang saat ini sedang mengalami kelesuan yang akut.
Terlebih di bulan Juli lalu Tata sudah mulai mengirimkan Nano ke konsumen yang memesan dan tidak lama lagi mobil murah asal India ini akan memasuki pasar Amerika dan Eropa. Namun, GM menolak mobil hasil besutannya ini nanti disebut sebagai mobil murah.
"Kami tidak akan membuat mobil murah karena mobil ini adalah sebuah mobil khusus yang benar-benar disesuaikan dengan pasar spesifik yang berbeda sehingga spesifikasi seperti standar emisi pun tentu akan berbeda dari Amerika dan Brazil," ujar Reilly.
Tapi Reilly enggan membicarakan secara spesifik semua hal mengenai kendaraan ini mulai dari merek yang akan digunakan sampai fitur pendukungnya. Hanya saja, kemungkinan besar kendaraan murah ini akan menggunakan merek lain.
Reilly yang merupakan mantan Bos GM untuk wilayah Asia Pasifik ini pun menjelaskan bahwa pasar Asia yang mereka tuju merupakan pasar yang sangat potensial. Bahkan Di China, GM sudah berhasil membuat sebuah kendaraan mini vans yang bahkan telah memiliki rencana ekspor.
"Jadi kami memang sedang merencanakan akan membuat sebuah mobil murah, tapi tidak tahu dimana akan dibuat dan dimana akan dijual, namun yang jelas kemungkinan terbesar ada di Asia," papar Reilly. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?