i20, City Car Pertama Pake Solar

i20, City Car Pertama Pake Solar

- detikOto
Rabu, 22 Jul 2009 17:38 WIB
i20, City Car Pertama Pake Solar
Jakarta - Hyundai seolah tak mau berhenti membuat gebrakan dan inovasi. Terutama pada segmen city car, yang sepertinya menjadi incaran tersendiri bagi PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), sebagai pemegang merek mobil Hyundai.

Buktinya, tak cukup hanya meluncurkan varian city car mediumnya, i20, HMI juga membawa serta varian i20 bermesin diesel. Ini merupakan terobosan yang dibilang berani buat HMI, mengingat city car bermesin diesel belum pernah ada sebelumnya di pasar Indonesia.

"Kita memang yang pertama di Indonesia, dan kami yakin, varian i20 diesel ini cepat atau lambat dapat diterima oleh masyarakat Indonesia," tutur Presiden Direktur HMI, Jongkie D Sugiarto, disela sela peluncuran Hyundai i20, di Mostacatly Cafe, Pondok Indah, Jakarta, Selasa (21/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bermodalkan kapasitas mesin 1.400 cc, dengan teknologi CRDi, diklaim mesin diesel yang diusung i20 adalah versi mutakhir, yaitu common rail, dimana Hyundai menyebutnya CRDi, 4 silinder, 16 katup. Mesin ini juga dilengkapi dengan senjata pamungkas diesel, yaitu turbocharger.

Kemampuan menghasilkan tenaga tidak jauh beda dengan versi bensin. Jika mesin bensin menghasilkan tenaga 100 PSΒ  pada 6.300 rpm, i20 diesel mampu menghasilkan tenaga 90 PSΒ  pada 4.000 rpm.

Namun, keunggulan yang tidak bisa disamai oleh mesin bensin adalah karakteristik torsi maksimumnya yang mencapai 22,5 kg-m, hanya pada 1.750 rpm! Bandingkan dengan versi bensin yang hanya memiliki torsi 13,9 kg-m pada 4.200 rpm.

Konsumen pun tidak perlu khawatir mengenai kondisi bahan bakar Solar yang relatif masih buruk di Indonesia. i20 diesel bisa dicekoki bahan bakar Solar biasa, sehingga tidak perlu melulu harus Pertadex.

"Prinsipal kita membolehkan menggunakan solar biasa. Sama dengan merek lain yang juga sudah menggunakan teknologi yang sama,” ujar Jongkie.

Apalagi bila menilik konsumsi bahan bakar hatchback Hyundai yang dihargai Rp 177 juta off the road ini yang dapat menempuh jarak sejauh 25 km untuk 1 liter solar.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads