Goodyear Optimistis DuraPlus Bisa Bersaing

Goodyear Optimistis DuraPlus Bisa Bersaing

- detikOto
Rabu, 15 Jul 2009 10:23 WIB
Goodyear Optimistis DuraPlus Bisa Bersaing
Jakarta - Meskipun tidak mau menyebutkan target penjualannya, PT Goodyear Indonesia Tbk optimis, produk barunya DuraPlus yang baru saja diluncurkan untuk pasar tanah air, akan bisa bersaing dengan kompetitor sekelasnya.

Pernyataan tersebut diutarakan General Manajer Marketing Goodyear Indonesia, Dwi Hatmadji, di sela-sela acara peluncuran Goodyear DuraPlus di Ritz Charlton Kuningan, Jakarta, Selasa malam (14/7/2009).

Alasannya, ujar Dwi, karena selain memiliki daya tahan pemakaian yang ekstrim di kelasnya, DuraPlus juga memiliki ukuran dan tipe yang populer di pasaran, sehingga membuat konsumen leluasa untuk menentukan pilihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sehingga, segmentasi pasar untuk DuraPlus yang terbilang besar, membuat Goodyear tidak merasa perlu untuk mempublikasikan besaran target pemasaran untuk DuraPlus.

"Namun, dengan keunggulan tersebut, kami optimistis DuraPlus akan menjadi produk unggulan yang bisa bersaing di pasar," yakin Dwi.

DuraPlus diklaim pabrikannya Goodyear, memiliki daya tahan pemakaian sampai 100.000 km, yang merupakan inovasi pertama di dunia, yang sudah diuji coba di Thailand.

DuraPlus Suplai Ban OEM


Goodyear pun rencananya akan mensuplai Original Equipment Market
(OEM) para Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dengan produk terbarunya tersebut, DuraPlus.

Menurut Dwi, sebagai ban yang disegmentasikan bagi konsumen kelas menengah, tentunya Goodyear tidak akan membiarkan DuraPlus hanya bermain di segmen pasar after market saja, tapi juga diperuntukan bagi ban OEm para ATPM.

"Tapi DuraPlus kan baru saja diluncurkan, jadi tidak mungkin bisa sekarang-sekarang ini, namun kedepannya kita akan mensuplai ATPM," ujarnya.

Sayangnya, Goodyear melalui General Manager Marketingnya tersebut, tidak menyebutkan kepastian waktu kapan DuraPlus akan disuplai sebagai ban OEM para ATPM.

"Paling cepat, mungkin bisa pada tahun depan, tunggu saja," ujar Dwi.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads