PT Garuda Mataram Motor (GMM) yang menjadi ATPM VW di Indonesia masih menggunakan komponen impor untuk Touran yang baru saja mereka luncurkan hari ini.
Hal tersebut terungkap dari CEO GMM Andrew Nasuri di sela-sela peluncuran Touran di Ballroom 2, Ritz Carlton Pacific Place, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persentase komponen impor di Touran terbaru ini pun tidaklah tanggung-tanggung yakni mencapai 100 persen.
Hanya bagian aki dan ban yang menggunakan produk yang diproduksi di Indonesia.
"Ini karena pabrik kami belum siap untuk full memproduksi komponen," unar Andrew.
Karena itulah bisa dibilang Touran ini juga merupakan CBU. Hanya saja bila mobil CBU pada umumnya langsung mendatangkan sebuah mobil dalam keadaan utuh.
Berbeda dengan Touran yang didatangkan dengan kondisi semua komponen yang terurai sehingga harus dirakit lagi.
Namun menurut Andrew hal itu bukanlah tanpa keuntungan sama sekali. Sebab dengan cara itu, GMM pun mampu memangkas harga Touran hingga 15-20 persen.
"Karena bila diimpor utuh, harga Touran mencapai Rp 450-480 juta, tapi dengan cara ini harga Touran bisa dipangkas menjadi Rp 395 juta," tutur Andrew.
Pemangkasan harga itu lanjut Andrew diperoleh dari berkurangnya biaya pajak masuk ke Indonesia.
Sebab bila diimpor utuh, sebuah mobil harus membayar sekitar 45 persen dari harganya. Tapi karena ini diurai, biaya pajak pun berkurang jadi hanya sekitar 20 persen saja.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?