Honda Percepat Fit Hybrid

Honda Percepat Fit Hybrid

- detikOto
Rabu, 27 Mei 2009 17:13 WIB
Honda Percepat Fit Hybrid
Tokyo - Honda Motor Company sedang mempersiapkan mobil versi hybrida untuk kendaraan Honda Fit Compact di musim gugur pada 2010. Ini berarti lebih cepat sekitar 18 bulan dari rencana semua.

Honda sengaja mempercepat Fit (di Indonesia lazim disebut Honda Jazz) hybrid untuk memenuhi derasnya permintaan konsumen Jepang akan mobil beremisi rendah.

Sebelumya, produsen mobil terbesar kedua di Jepang ini, telah memperkenalkan Honda Insight Hybrid di bulan Februari 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harian bisnis Jepang, Nikkei, seperti dikutip Reuters, Rabu (27/5/2009) menyebutkan harga Honda Fit hybrid akan mencapai 1,5 juta yen atau Rp 164,93 juta. Dan target penjualan 50.000 unit per tahun.

Namun Honda belum memastikan kebenaran berita ini. Honda melalui juru bicaranya Akemi Ando mengatakan perusahaannya belum mengeluarkan jadwal peluncuran, harga maupun target penjualan Fit hybrid.

Honda sebelumnya mengumumkan akan memproduksi 3 mobil jenis kendaraan yang berteknologi Hybrid yang harganya murah hingga tahun 2012.

Dimulai dari mobil sport CR-Z tahun depan, kemudian disusul Honda Fit versi hybrid dan Civic hybrid ke pasaran.

Konsumen di Jepang sepertinya tengah haus dengan mobil Hybrid dan selalu minta model kendaraan hybrid terbaru, dan ini menjadi momen yang menguntungkan bagi pihak Honda.

Contohnya permintaan mobil hybrid Honda Insight, dibanderol dengan harga 1,89 juta yen (US$ 19.190) atau mencapai Rp 199,695 juta.Β  Honda Insight merupakan hybrid pertama yang menjadi mobil terlaris di seluruh Jepang pada bulan April 2009.

Sementara saingan Honda, Toyota berencana menambah produksi dengan cara meningkatkan jam lembur di pabrik-nya di Aichi, Jepang. Dan rencana ini dimulai pada bulan depan sebagai respons atas kuatnya permintaan Prius hybrid.

Sementara, Toyota telah menerima pesanan lebih dari 110.000 kendaraan dan berencana akan meningkatkan produksi sekitar 20 persen setiap bulannya atau sekitar 50.000 mobil.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads