Soalnya selama kurun waktu 8 bulan proses sertifikasi yang diajukan ke Departemen Perhubungan belum bisa dikeluarkan.
Terhitung mulai sekitar bulan Agustus 2008 produsen GEA yakni PT Industri Kereta Api (Inka) Madiun telah mengajukan sertifikasi ke Departemen Perhubungan melalui BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) di Jakarta yang telah membawa 3 contoh mobil GEA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sertifikasi ini sudah diterima maka akan memperlancar proses produksi jika sudah ada yang memesannya.
"Pokoknya kita optimis agar pemerintah melalui Departemen Perhubungan bisa mengeluarkan sertifikasi mobil GEA, karena bagaimanapun juga akibat ekspos tentang mobil GEA membuat orang penasaran untuk mengetahuinya termasuk media yang mengejar informasi yang membuat kita makin semangat untuk sering menanyakan ke Jakarta," jelas Rasyid.
Rasyid menambahkan bahwa saat ini PT INKA belum bisa memberi keterangan banyak tentang mobil GEA murah harganya Rp 45 hingga Rp 50 juta dengan bahan bakar yang super irit.
Menurut Rashid, PT INKA sebenarnya sudah siap untuk memproduksi massal produk GEA ini namun karena hasil uji cobanya belum keluar, akhirnya PT Inka ada di posisi menunggu.
"Kalau dari kita sih sudah siap," ujarnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?