Hal tersebut tergambar dari rencana perusahaan tersebut untuk memproduksi sebuah sedan 5 seater bernama Model S pada 2011 nanti.
Mobil tanpa emisi ini nantinya akan diperkuat oleh seperangkat baterai berjenis lithium-ion yang mampu melakukan perjalanan sejauh 160 sampai 300 mil atau sekitar 257 sampai 482 kilometer hanya dengan sekali pengisian baterai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut menurut Elon tidaklah aneh, sebab dengan teraplikasinya teknologi ini ke dalam mobil.
Para pemilik kendaraan pun tidak perlu khawatir kehabisan bahan baker, sebab pengendara dapat dengan mudah mengisi ulang tenaga mobilnya dimana pun mereka berada selama ada sambungan listrik disana.
"Jadi anda tidak perlu khawatir dengan pertanyaan 'Apakah ditempat tujuan saya ada tempat untuk mengisi baterai kendaraan?" ujarnya.
Produksi mobil ini rencananya akan digenjot hingga ke angka 20.000 unit pertahun dengan bandrol kurang dari 50.000 dollar US dan akan mulai dipasarkan di Amerika Utara dan Eropa mulai 2011 mendatang.
Sedangkan untuk wilayah Asia Tesla berencana akan mulai memasarkannya setahun setelahnya yakni 2012.
Untuk harga, Tesla mengklaim harganya cukup murah. Di Amerika 1 unit Tesla dijual seharga US$ 49.900 atau sekitar Rp 500 juta. Tesla bisa mengangkut 5 orang dewasa.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi