5 Unit Yamaha Fino Fastrack Tertahan di Tanjung Priok

5 Unit Yamaha Fino Fastrack Tertahan di Tanjung Priok

- detikOto
Selasa, 17 Mar 2009 17:04 WIB
5 Unit Yamaha Fino Fastrack Tertahan di Tanjung Priok
Jakarta - Konsumen ojek Fastrack, belum bisa mencicipi Yamaha Fino punya Fastrack. Kenapa? Ternyata, usut punya usut, 5 unit motor impor ini masih tertahan di Tanjung Priok.

Hal tersebut disampaikan Chief Executive Office, Fastrack, Ikhsan Hikhmatiar, ketika ditemui detikOto di kantornya, Jalan Warung Bambu, Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (17/3/2009)

Fastrack yang sudah beroperasi sejak kemarin di seputaran Jakarta Selatan, rencananya akan menggunakan Yamaha Fino, produksi Thailand sebagai unit operasionalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya saja, sampai berita ini diturunkan, mereka belum bisa menggunakan 5 Unit Yamaha Fino tersebut karena kendala birokrasi pelabuhan Tanjung Priok.

Sehingga untuk sementara ini, mereka terpaksa menggunakan 3 Unit Yamaha Mio sebagai unit operasionalnya, sembari menunggu 5 unit Yamaha Fino tersebut bisa keluar dari pelabuhan. Lho ada apa?

Fastrack mengaku, masih belum mengetahui alasan penahanan 5 Unit Yamaha Fino mereka, "Kita hanya disuruh menunggu sekitar 1 sampai 2 minggu, agar unitnya bisa keluar pelabuhan," ujar Ikhsan.

Sementara itu, masih menurut Ikhsan, pihak pelabuhan mengatakan, tindakan mereka didasarkan pada SK Menteri yang menyatakan bahwa barang impor sementara waktu harus ditahan.

Bahkan menurutnya, tidak hanya 5 Unit Yamaha Fino milik Fastrack saja yang tertahan, beberapa merek motor impor pun dikabarkan ikut tertahan di pelabuhan.

Akan tetapi, Fastrack menyatakan akan tetap beroperasi, meski unit yang digunakan belum menggunakan Yamaha Fino.

"Kita tetap jalan dengan 3 unit Mio, meski kedepannya, kita jamin pasti pakai Fino," ujar Ikhsan.

Jadi kita tunggu saja perkembangannya, apakah usaha anak-anak kuliah ini untuk memberikan solusi kemacetan Jakarta harus terhambat karena permasalahan birokrasi?

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads