Hal tersebut ditegaskan oleh Head of Public Relations Department PT GMM Wanny Bhakti AP ketika dihubungi detikOto, akhir pekan lalu.
"Kami tidak khawatir pasar Q5 akan terganggu oleh Lexus RX 350," ujar Wanny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari itu menurut Wanny, konsumen di kelas premium pun juga memiliki hobi dan karakter yang berbeda dari kelas lain. Karena bila di kelas lain konsumen lebih memikirkan tampilan dan mesin kendaraan, kelas premium telah bergerak lebih jauh lagi.
Konsumen di kelas ini memiliki satu kebanggaan pada sebuah merek dan asal kendaraan. Ada yang menyukai mobil-mobil premium Eropa dan ada pula yang merasa cukup dengan membeli mobil premium Jepang.
"Karena itulah kami merasa Lexus bukan gangguan, karena kita berbeda," tukas Wanny.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?