Di Eropa, Tata Nano dipasarkan seharga 5.000 euro atau sekitar US$ 6.347 ( Rp 77 jutaan). Memang jauh lebih mahal dari versi aslinya di pasar India yang mencapai Rp 22-24 jutaan.
Ini terjadi karena mobil termurah sejagat ini masuk ke pasar Eropa dengan aksesoris dan fitur yang lebih wah dibanding versi aslinya di India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu cukup mengejutkan, setiap produsen mengeluarkan model yang ramah lingkungan dan ekonomis," ujar juru bicara Geneva Motor Show (GMS) Silvia Blattner seperti dikutip AFP, Senin (2/3/2009).
"Kini mobil-mobil yang bercita rasa lingkungan menguasai panggung utama," imbuhnya.
Untuk pertama kali, GMS mengubah salah satu dari 7 hall exhibition-nya khusus untuk memamerkan mobil-mobil ramah lingkungan.
Produsen mobil Jerman, Opel, mengeluarkan mobil listrik Ampera yang rencananya akan segera diproduksi massal.
Produsen mobil California, Tesla Motors akan memuaskan hasrat orang-orang Eropa dengan mobil sport listrik seharga US$ 109.000 yang bisa berakselerasi hingga 100 km per jam dalam 4 detik. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir