Mobil ramah lingkungan itu dinamakan i MiEV. Mitsubishi mengumumkan hal itu menjelang International Petroleum Technology Conference. CEO Mitsubishi Motors Malaysia Sdn Bhd Keizo Ono mengatakan i MiEV bukan hanya mobil konsep tapi sudah siap untuk diproduksi secara massal.
Mobil listrik ini akan mulai dijual di Jepang pada tahun depan dan direncanakan masuk ke pasar AS dan Eropa pada tahun 2010. Mobil ini mulai dikembangkan Mitsubishi pada tahun 2006 dan telah menjalani serangkaian tes di berbagai belahan dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil listrik ini baterainya bisa di-charge dengan menggunakan sambungan listrik rumah tangga.
Butuh waktu sekitar 7 jam untuk mengisi baterai. Namun jika menggunakan peralatan untuk fast charger, maka baterai bisa diisi 80 persen dalam waktu 30 menit saja.
Setelah baterai terisi penuh, i MiEV bisa menempuh perjalanan sepanjang 160 km dan memiliki kecepatan maksimum 140 km/jam.
Mitsubishi Motors Corpβs MiEV Business Development Manager Takayuki Yatabe mengatakan sekitar 40 mobil i MiEV sedang diuji oleh 7 perusahaan listrik di Jepang.
Dibanding versi sebelumnya yang masih menggunakan bahan bakar bensin, biaya operasi i MiEV mobil listrik hanya sepertiganya. "Sebagai tambahan mobil listrik ini bisa melaju lebih cepat, jalan lebih mulus dan tidak berisik," ujarnya.
Di Indonesia, Menperin Fahmi Idris sebelumnya mengatakan Mitsubishi Corporation ingin menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk mengembangkan mobil i MiEV.
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?