Climax yang menggunakan alumunium yang ringan di struktur badan di bawahnya. Dengan bahan alumunium dan serat karbon membuat berat Climax Supercar lebih ringan. Chassis yang dibangun dari alumunium ringan dan castings Extrusions dengan baut pada sub frame dirancang untuk membuatnya serba guna dan mudah untuk memperbaiki.
Bahan bakar alternatif ini terbukti dapat 'membakar' secara efektif ketika digunakan untuk memacu mobil Climax Supercar. Mobil berbahan bakar bio-etanol ini pun bahkan dapat melaju dalam kecepatan yang sangat fantastis, yakni, hingga mencapai 170mph (274 km/jam).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa perusahaan di Inggris menganjurkan untuk menggunakan etanol untuk kinerja mobil mereka, sebagai pilihan emisi yang ramah lingkungan.
(syu/tbs)











































Komentar Terbanyak
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE