Sudah Tahu Belum? Helm Punya Masa Kedaluwarsa Lho!

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 28 Mar 2022 11:50 WIB
Helm merupakan perangkat utama saat berkendara motor. Fungsinya jelas vital, yakni untuk melindungi kepala dari benturan ketika terjadi insiden kecelakaan. Tapi jangan hanya bisa memakainya. Helm juga perlu dirawat, minimal dicuci ketika bagian dalam helm sudah dirasa kotor dan menimbulkan bau.
Helm juga punya masa kedaluwarsa (Foto: Luthfi Anshori)
Jakarta -

Helm merupakan salah satu perangkat berkendara yang tak bisa dikesampingkan. Untuk itu, helm butuh perawatan agar bisa memberikan fungsi optimal. Tapi perawatan saja tidak cukup. Kamu juga harus mengetahui bahwa helm memiliki masa pakainya sendiri.

Maka dari itu, menggunakan helm yang sudah melampaui masa pakai itu sama saja berkendara tanpa memakai helm. Artinya, memakai helm yang sudah masuk kedaluwarsa sama saja membahayakan diri sendiri karena potensi cedera saat kecelakaan makin besar.

Masa pakai serta ketahanan dari helm itu tergantung dari material luarnya. Saat membeli helm sebaiknya Anda mengetahui komponen pendukungnya dengan baik. Makin bagus materialnya, maka semakin baik helm melindungi Anda dalam berkendara. Berikut ini ada beberapa material helm dan masa pakainya seperti dikutip laman Box Repsol, Senin (28/3/2022).

1. Polikarbonat

Helm dengan materai polikarbonat (plastik) biasanya akan kedaluwarsa setelah 5 tahun pemakaian. Itu juga kalau helm dirawat dengan baik. Kalau Anda memakainya untuk berkendara sehari-hari dalam kurun waktu beberapa jam, masa kedaluwarsa bisa lebih cepat.

Perhatikan dengan baik anjuran dari pabrikan dan ketahui masa kedaluwarsa. Di sisi lain, ketika helm tak digunakan maka Anda bisa menyimpannya di tempat yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Material pada helm bisa sangat terpengaruh dengan suhu rendah ataupun tinggi.

2. Serat Komposit

Helm yang mengusung material serat komposit dan serat karbon bisa bertahan lebih lama. Umumnya berada di kisaran 8 sampai 10 tahun bila tak mengalami cacat produksi ataupun sering terjatuh.

Pengecualian tersebut berlaku juga untuk seluruh jenis helm. Makin sering helm terbentur, misalnya terjatuh dari meja ke lantai Anda harus segera mengeceknya. Bila kondisinya sudah terlalu parah, maka bisa langsung menggantinya.

Faktor yang Mempengaruhi Masa Pakai Helm

Helm didesain untuk mengurangi dampak buruk ketika terjadi kecelakaan. Lalu, kalau fungsinya sudah berkurang lantaran helm sudah sering terbentur, maka sama saja tak lagi memberikan perlindungan.

Kapabilitas helm untuk mengurangi dampak benturan telah berkurang kalau sering terjatuh. Maka dari itu akan sangat berbahaya bila Anda menggunakannya.

Faktor lain yang mempengaruhi durabilitas helm adalah panas. Kalau Anda menyimpan helm di tempat yang mendapat paparan sinar matahari langsung atau dekat dengan sumber panas seperti radiator, knalpot akan berpengaruh ke materialnya.

Kemudian, Anda juga disarankan tidak menyimpan helm dekat dengan bahan bakar. Lama kelamaan, bahan kulit yang ada pada helm bisa cepat rusak. Biasakan juga untuk tidak menggantung helm di setang motor. Anda juga bisa menggunakan sarung pelindung bila kondisinya tidak basah.

Bagian dalam helm sejatinya membuat kepala Anda nyaman dan terlindung sepanjang perjalanan. Hindari untuk memilih yang ukurannya longgar karena dapat membahayakan. Tak lupa untuk menjaga kebersihan helm selalu. Sekali lagi perlu diingat, helm terbuat dari material berbeda. Masing-masing material memiliki sensitivitas dan durabilitasnya tersendiri.



Simak Video "Ternyata, Ini Rahasia Helm Motor Trail Punya Moncong dan Topi Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/rgr)