Belajar dari Kasus Mobil Tabrak Pemotor hingga Terlempar dari Flyover Pesing

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 07 Jan 2022 17:14 WIB
Lokasi pemotor jatuh terlempar dari flyover Pesing ke busway Jl Daan Mogot, Jakarta Barat
Foto: Lokasi pemotor jatuh terlempar dari flyover Pesing ke busway Jl Daan Mogot, Jakarta Barat (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Kecelakaan melibatkan sebuah mobil Nissan March bernopol B-1827-VCC dan tiga motor hingga salah satu korban terlempar dari atas flyover Pesing, Jakarta Barat.

Diketahui flyover Pesing termasuk dalam kategori jalan layang nontol (JLNT), yang tidak boleh dilintasi kendaraan roda dua.

"Dilarang, dilarang melintas untuk roda dua," ujar Kanit Laka Lantas wilayah Jakarta Barat AKP Hartono, Jumat (7/1/2022).

Hal ini mempertimbangkan tingginya jalan layang tersebut jika dibandingkan dengan jalan layang pada umumnya. Selain itu, kecepatan angin di lokasi tersebut jadi pertimbangan dilarangnya kendaraan roda dua melintasi jalur tersebut.

"Karena pertimbangan angin dan sebagainya. Dan seperti kejadian ini (pengendara jatuh dari flyover Pesing) yang ditakutkan. Termasuk yang Kasablanka juga sama perlakuannya," jelas Hartono.

Senada dengan hal tersebut, menurut Praktisi Keselamatan Berkendara sekaligus dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana sepeda motor lebih baik tidak melewati JLNT.

"Memang ada beberapa flyover yang tidak diperbolehkan seperti di Casablanca. Kenapa? karena dia di atas terus panjangnya hampir 1 kilometer lebih. Nah itu crosswind-nya besar, kemudian membuat motor gampang oleng," ujar Sony saat dihubungi detikcom, Jumat (7/1/2022).

"Kemudian sejauh itu (jarak tempuh) tidak ada penghijauan sehingga tingkat kesilauan buat pengendara itu tinggi. Itu bahaya-bahaya yang harus dihindari oleh pengendara ketika melewati fly over (seperti JLNT)," tambah dia.

Di sisi lain, Pengendara mobil Nissan March bernopol B-1827-VCC beralasan kecelakaan terjadi saat dirinya mengalami silau karena sinar matahari.

"Iya, betul (silau matahari)," ujar Hartono.

Terpaan sinar matahari yang terlalu terang bisa menyebabkan silau di mata. Akibatnya, pengemudi kehilangan pandangan sejenak. Bagaimana mengantisipasinya?

"Ini sedikit aneh sih. Silau itu kan buta akibat salah satunya karena feedback sinar dari arah berlawanan, dan itu tdk ujug-ujug datang kan? pasti melalui proses," kata Sony.

"Berkendara itu harus mengantisipasi hal yang berpotensi mengganggu termasuk sinar dari kendaraan lain, ketika jarak pandang terbatas segera kurangi kecepatan, bantu dengan sun visor untuk menghalangi sinar dari depan," tambah dia.

Peristiwa kecelakaan pemobil tabrak pemotor hingga terlempar dari flyover Pesing

Kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan AND melaju di flyover Pesing Jl Daan Mogot arah barat ke timur. Setiba di dekat Perumahan Green Mansion, mobil Nissan March itu tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan.

"Kemudian (posisi mobil) pindah jalur menabrak sepeda motor Honda Revo B-4745-FCW dikendarai MUC, motor Yamaha Fino B-5124-TDF dikendarai ARS, dan motor Yamaha Vixion B-3687-BYC dikendarai ZAE yang melaju dari arah timur ke barat di jalurnya," jelas Hartono.

Kecelakaan mengakibatkan pengemudi motor MUC dan ZAE mengalami luka-luka, sementara korban ARS terjatuh ke bawah.

"Korban atas nama ARS terjatuh ke bawah di busway (jalur TransJakarta)," katanya.

ARS mengalami luka pada kaki kanan dan tangan kanan. ARS dibawa ke RS Grha Kedoya, Jakarta Barat.



Simak Video "Kompolnas soal Mobil Pelat 'RF' Pakai Rotator: Tidak Ada Prioritas!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)