Kekurangan dan Kelebihan Pakai Cairan Antibocor Ban Tubeless

Rizki Pratama - detikOto
Rabu, 03 Feb 2021 07:17 WIB
Ilustrasi Ban Mobil Pecah
Untung dan rugi pakai cairan ban tubeless. Foto: Newspress
Jakarta -

Ban tubeless akhir-akhir ini memang lebih digemari karena lebih tahan terhadap risiko bocor. Tidak hanya itu, proses penambalannya pun lebih ringkas dibanding ban yang pakai ban dalam.

Tidak sampai di sana, ban tubeless juga punya kelebihan lain dengan tersedianya cairan antibocor. Bagi yang belum tahu, cairan ban tubeless merupakan cairan yang bisa meminimalisir ban bocor ketika tertusuk benda tajam. Cairan jenis ini diklaim mampu mengisi lubang secara otomatis dan mencegah tekanan ban habis secara signifikan.

Lantas apakah cairan ini tidak punya kekurangan? Menurut situs resmi Daihatsu cairan tubeless ini punya kekurangan dan kelebihannya. Sebelum mengenali kekurangan dan kelebihan, kenali dulu bagaimana cara kerjanya.

Cairan ban tubeless terbuat dari fiber, karet dan lem. Ia akan secara otomatis menutup sendiri celah atau lubang yang ada pada ban.

Soal kegunaannya, cairan ban tubeless dapat melindungi ban dari tusukan benda tajam. Kalaupun tidak maksimal karena lubang yang cukup besar, kebocoran masih dapat diminimalisir sehingga masih ada cukup tekanan angin ban untuk mencari bantuan penambalan atau mencari tempat untuk menggantinya dengan ban cadangan.

Beberapa produk juga ada yang mengklaim cairan ban tubelessnya bisa melindungi ban dari peluru kaliber 32. Ada juga yang mengklaim masih dapat menahan tusukan sedalam 3,5 cm.

Penggunaan cairan ban tubeless biasanya digunakan ketika mobil akan dikendarai dalam jarak jauh atau memacu mobil dalam kecepatan tinggi. Cara pakainya pun cukup mudah. Anda hanya perlu memasukkan cairan ke bagian dalam ban. Kelebihannya, tentu cairan akan melapisi bagian dalam ban dengan sendirinya untuk memberikan perlindungan. Cairan akan menutup lubang ban yang bocor dengan sendirinya.

Walaupun terdengar sangat manjur dan seolah tidak memiliki kekurangan, cairan ini tidak sepenuhnya baik. Beberapa orang mengaku penggunaan sealant membuat keseimbangan ban terganggu. Ada juga yang mengatakan pakai cairan tubeless membuat ban jadi terasa keras.

Sebaiknya sebelum menggunakan cairan ban tubeless kenali dulu jenis ban yang digunakan. Cairan ini lebih efektif digunakan pada ban jenis soft atau medium. Kalau ban dengan karakter keras hanya akan membuat ban menjadi lebih keras.



Simak Video "Sedikit Lagi Kelar! Begini Perkembangan Sirkuit Mandalika"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)