3 Cara Modifikasi Mobil Jadi Ceper

Rizki Pratama - detikOto
Kamis, 10 Des 2020 14:59 WIB
Kompetisi modifikasi khusus mobil Daihatsu yakni Daihatsu Dress-up Challange 2017 mencapai puncaknya. Kompetisi ini untuk merayakan ulang tahun Daihatsu ke-110.
Cara modifikasi ceper. Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta -

Walaupun tren mobil SUV terus menguat, dalam tren modifikasi mobil membuat jarak ke tanah semakin rendah atau ceper masih diminati. Gaya modifikasi ceper ini memang tak lekang oleh waktu dan selalu punya daya tariknya sendiri.

Membuat mobil jadi lebih rendah sebenarnya tidak sekedar membuat tampilan lebih keren. Mengurangi ground clearance akan berpengaruh banyak pada performa dan handling mobil. Lihat saja mobil-mobil balap, semuanya dibuat serendah mungkin.

Nah, untuk membuat mobil lebih ceper ada berbagai cara yang dapat ditempuh. Dijelaskan lewat situs Daihatsu, ada 3 cara membuat mobil lebih cepar. Berikut uraiannya.

1. Lowering Springs

Lowering springs atau sering disebut per sport adalah sebuah per khusus yang didesain untuk merendahkan mobil. Penggunaan lowering springs ini menjadi cara paling aman yang ekonomis dan simple untuk merendahkan mobil anda supaya ceper. Biasanya, lowering springs didesain sesuai shock bawaan mobil.

Tingkat turunnya atau rendahnya dalam penggunaan lowering springs seringkali menjadi berbeda karena bergantung pada merk lowering springs yang digunakan. Masalah tersebut tentu mengakibatkan per menjadi terlalu kaku dibanding shock begitupun sebaliknya.

Kelemahan dari penggunaan lowering springs yaitu tidak dapat dikustomisasi sehingga jika anda ingin mengubah turun naiknya clearance mobil, maka anda harus membeli per yang baru.

Modifikasi digital Suzuki Jimny jadi mobil ceperModifikasi digital Suzuki Jimny jadi mobil ceper Foto: Carscoops

2. Coilover

Coilover merupakan per yang menyatu dengan shockbreaker, bentuknya hampir mirip dengan shockbreaker motor. Fungsi coilover yaitu terdapat pengaturan untuk besaran rendah atau turun naiknya sebuah mobil.

Coilover juga memiliki kemampuan mengatur empuk atau kerasnya pada shock. Jika untuk digunakan harian, anda bisa atur pada pengaturan soft sedangkan untuk keperluan di track, anda bisa mengubah pengaturan menjadi keras atau kaku. Beberapa tipe lainnya ada yang dilengkapi dengan camber kit sehingga semakin lengkap fungsinya maka akan semakin mahal harganya.

Para produsen coilover juga telah mendesain coilover berdasarkan keperluan dalam penggunaan mobil seperti jenis street performance, track/competition, street comfort, gravel (dirt), ultra low dan lain-lainnya. Untuk masalah harga, coilover sangat tergantung pada tipe dan merknya. Pada satu set entry level coilover harga umumnya berkisar antara Rp. 10 juta hingga Rp. 15 juta.

3. Air Suspension

Lain halnya dengan cara modifikasi mobil ceper yang melibatkan per, kali ini anda bisa mencoba menggunakan metode air suspension per digantikan oleh kantong udara atau yang dikenal dengan istilah "Bagged" atau "On Bags".

Fungsi udara akan mampu menyerap energi secara lebih baik dibandingkan dengan penggunaan per, sehingga hal ini menjadikan peran air suspension lebih baik dibandingkan penggunaan lowering springs atau coilover. Udara yang terdapat pada kantong akan membentuk seperti ban mini dan diatur menggunakan compressor yang biasanya diletakkan pada bagasi belakang mobil.

Kehadiran air suspension memang memberi kesan mobil menjadi mewah. Selain memberikan kenyamanan dari fiturnya yang canggih, penggunaan air suspension ini tentunya membutuhkan dana yang cukup besar. Kelemahan dari air suspension yaitu sistem ketahanan mobil tidak setangguh pada penggunaan suspensi per. Kondisi jalanan Indonesia yang banyak berlubang akan menyebabkan air suspension tidak awet dan rawan bocor.



Simak Video "Kontes Modifikasi Angkot, Bogor"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)