Kamis, 04 Jun 2020 12:26 WIB

5 Hal yang Haram Dilakukan pada Mobil Matik

Tim detikcom - detikOto
Transmisi mobil otomatis Hyundai yang menggunakan shiftronic Hal-hal yang tidak boleh dlakukan oleh pengendara mobil matic (Foto: Ilustrasi/Hyundai
Jakarta -

Mobil matik menawarkan kepraktisan dan kemudahan dalam pengendaraan. Mobil bertransmisi otomatis ini juga menjadi pilihan sebagian besar konsumen mobil di Indonesia saat ini. Tapi sudah paham belum? Ada hal-hal yang haram dilakukan saat mengendarai mobil matik.

Seperti dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, ada 5 pantangan saat mengendarai mobil dengan transmisi otomatis. Jika pantangan ini dilanggar, maka siap-siap mobil matik Anda akan mengalami kerusakan di komponen mesin. Apa saja larangan itu?

1. Jangan pindahkan transmisi ke posisi netral di jalan menurun

Barangkali ada pemilik mobil matik, yang berpikir ketika melintasi turunan tanpa memasukkan gigi akan lebih hemat bahan bakar. Padahal cara ini salah, dan jika tuas transmisi sering diposisikan netral, maka bisa menyebabkan sistem transmisi jebol.

"Pada mobil zaman sekarang, jika pengendara tetap memasukkan gigi di jalanan menurun, mesin mobil akan menyesuaikan agar tak mengkonsumsi bahan bakar. Ketika gigi masuk, fuel injector akan tertutup dan putaran roda akan meneruskan tenaga ke mesin. Dengan begitu tak ada bahan bakar yang digunakan," tulis pernyataan Suzuki.

2. Jangan pindahkan gigi pada posisi 'P' ketika mobil belum berhenti

Ketika Anda hendak memarkir mobil mobil, pastikan mobil sudah berhenti sepenuhnya, sebelum memindahkan transmisi ke posisi 'P'. Memindahkan tuas transmisi saat mobil belum berhenti, berisiko merusak transmisi dan memperpendek umur transmisi. Terlebih tuas P untuk parkir bukan untuk mengerem kendaraan.

3. Jangan Langsung Menggeber Mesin

Beberapa pemilik mobil matik punya kebiasaan menggeber mobil sebelum dikendarai. Caranya, ia akan memosisikan gigi di netral lalu langsung menginjak pedal gas cukup dalam dan langsung memindahkan gigi transmisi ke posisi 'drive'. Hal ini sangat tidak disarankan karena berisiko merusak komponen transmisi dan juga clutch pada kendaraan.

4. Jangan memasukkan gigi dan menginjak rem di lampu merah

Jika Anda masih memasukkan gigi dan menginjak rem ketika mobil matik berhenti dalam waktu lama saat macet atau lampu merah, maka kebiasaan itu harus dihilangkan. Kita sebaiknya memindahkan tuas transmisi itu dari D (drive) ke posisi netral. Kebiasaan menginjak rem dalam kondisi tuas gigi masih berada di posisi D, akan membuat umur transmisi lebih pendek daripada seharusnya. Sebab ketika itu dilakukan, mesin masih terus bekerja, sementara roda tidak berputar.

5. Jangan pindahkan tuas ke gigi mundur saat kendaraan belum sepenuhnya berhenti

Sebelum mengganti posisi gigi, dari posisi gigi D (drive) ke posisi gigi R (reverse) atau sebaliknya, pastikan kendaraan sudah dalam posisi diam. Artinya Anda mamakai rem untuk berhenti, bukan berhenti karena adanya perubahan transmisi. Ingat, transmisi dirancang hanya untuk mengganti gigi sementara untuk membuat mobil berhenti disarankan untuk selalu pakai rem.



Simak Video "Pahami 4 Bagian Penting Di Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com