Minggu, 09 Feb 2020 09:00 WIB

Nggak Perlu ke Bengkel, Ini 6 Cara Rawat Mobil Sendiri

Luthfi Anshori - detikOto
Cairan pembersih wiper fluid Mengisi air wiper salah satu perawatan ringan yang bisa dilakukan sendiri.Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -

Merawat mobil secara berkala penting dilakukan untuk menjaga performa dan keawetan mesin. Tapi kalau detikers belum sempat mampir ke bengkel resmi untuk menyervis mobil kesayangan, bisa kok mengecek terlebih dahulu kondisi kendaraan secara mandiri.

Dijelaskan Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi, ada 6 langkah perawatan mobil yang bisa dilakukan secara mandiri oleh si pemilik. Apa saja?

1. Periksa rutin ketinggian air radiator coolant

Memeriksa air radiator coolant di tangki cadangan penting dilakukan. Kekurangan air radiator dapat menyebabkan mesin overheat. Bila kurang, tambahkan dengan air radiator coolant. Perhatikan juga batas pengisiannya ya.

2. Periksa volume oli mesin

Memeriksa volume oli mesin bisa dilakukan dengan mengecek ketinggian di antara batas minimum dan maksimum pada dipstik oli. Penting diketahui, kekurangan oli dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

3. Periksa air wiper

Penggunaan air wiper saat menjalankan wiper sangat penting agar tidak merusak kaca. Pastikan air di tangki wiper juga dalam kondisi terisi penuh dengan melihat batas maksimal dari tangki air wiper. Jika kurang, bisa ditambahkan dengan air biasa.

4. Periksa power steering

Bagi kendaraan yang menggunakan power steering bertipe hidraulik, bisa melakukan pengecekan minyak power steering dengan melihat batas minimum dan maksimum yang ada pada tangki penampungan minyak power steering. Sebelum mematikan mesin, pastikan juga roda depan tetap dalam keadaan lurus agar kinerja power steering tetap baik. Gunakan minyak power steering yang telah direkomendasikan.

5. Periksa pengereman

Untuk kinerja pengereman optimal, pastikan ketinggian minyak rem berada pada batas maksimum dan gunakan minyak rem yang telah direkomendasikan. Bila kurang sampai batas minimum dan lampu indikator rem menyala, segera hubungi bengkel resmi terdekat.

6. Periksa kondisi aki

Khusus pengguna aki basah, pastikan dengan cara melihat ketinggian cairan aki pada seluruh sel selalu berada antara Lower Level dan Upper Level. Isilah air aki secara berkala agar aki tetap berfungsi secara optimal.



Simak Video "dYouthizen: A New Basecamp for YOU!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com