Rabu, 05 Jun 2019 14:42 WIB

Botol Minuman Plastik Dalam Mobil Bisa Picu Kebakaran

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi Foto: Pradita Utama Ilustrasi Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Meninggalkan botol air plastik di dalam kendaraan yang diparkir pada cuaca panas dapat menimbulkan bahaya kebakaran. Hal itu dapat terjadi karena plastik dan cairan bening dapat menciptakan sinar terfokus dan menyalurkan panas untuk memicu kebakaran.

Peringatan ini disampaikan oleh Departemen Keamanan Umum Bainbridge di Georgia sebelum menyambut musim panas. Jika selalu membawa keluar botol minuman keluar dari mobil sulit bagi anda, setidaknya jauhkan botol minuman tersebut dari terpaan sinar matahari yang masuk ke kabin mobil.

"Apakah itu meletakkannya di bawah kursi atau menutupinya dengan handuk atau baju atau sesuatu yang mungkin ada di dalam kendaraan. Jadi ini berpotensi sangat berbahaya, anda bisa kehilangan seluruh kendaraan, tetapi sangat mudah dicegah," kata petugas informasi publik Bainbridge Public Safety, Julie Harris.

Berdasarkan catatan media setempat kebakaran yang disebabkan oleh hal ini tidak pernah terjadi di Bainbridge, tetapi bukan berarti hal ini tidak mungkin terjadi. Botol air yang dibiarkan di bawah sinar matahari langsung dapat mencapai suhu hingga 121 derajat Celcius, sehingga risiko api sangat tinggi.


Argumen lain yang menentang meninggalkan botol air plastik di mobil dalam cuaca panas adalah bahwa meminum air yang telah terkena suhu tinggi tidak aman untuk kesehatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa jumlah jejak BPA atau zat kimia industri dapat meresap ke dalam air jika botol plastik dibiarkan terjemur lama.

Sementara itu jika anda minum dari botol dan kemudian membiarkannya di bawah sinar matahari, akan menyebabkan bakteri tumbuh dan berlipat ganda, sehingga anda bisa jatuh sakit.



(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com