βKunci dari perawatan transmisi otomatis adalah pada olinya. Karena sistem kerja dari transmisi ini menggunakan tekanan fluida dari oli. Sehingga pemantauan kualitas dan volume oli, atau bahkan penggantian oli, harus diperhatikan. Kecuali untuk mobil yang transmisi matiknya free maintenance atau long life,β papar Kepala Bengkel Toyota Cikarang, Indah Yuliana, saat dihubungi detikOto.
Menurut salah satu kepala bengkel terbaik di lingkungan Toyota itu, jika oli benar-benar kotor, maka komponen-komponen transmisi tak berfungsi sebagaimana mestinya. βGigi transmisi tidak bisa berpindah atau bahkan, dalam kasus yang ekstrim, kendaraan tidak bisa jalan,β ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, masalah pada oli bisa dikenali saat posisi gigi transmisi sulit berpindah yakni hanya berada di tingkat tertentu, misalnya tiga atau satu. Meski mobil diperlambat atau dipercepat lajunya , posisi gigi tetap tak berpindah.
Gejala lain yang umum terjadi adalah mobil tidak mampu atau tidak kuat diajak menanjak terutama ditanjakan dengan kemiringan yang cukup besar. Bahkan tuas transmisi sudah digeser ke posisi 1/L dan pedal gas sudah ditekan sekali pun.
Jika telah mendapati gejala-gejala seperti itu, maka segera lakukan pengurasan dan penggantian oli transmisi. Umumnya, pabrikan menyarankan penggantian oli transmisi matik setiap kelipatan 80.000 kilometer atau satu tahun.
Β
Namun, tidak jarang β dalam kasus-kasus tertentu β oli telah mengalami penurunan kualitas karena berbagai hal. Bila seperti itu, maka penggantian oli wajib dilakukan. Tetapi jika hanya volumenya berkurang tetapi kualitasnya masih bagus bisa hanya ditambahi.
Untuk mengecek kondisi oli, baik kualitas maupun kuantitasnya bisa menggunakan tongkat pengukur di lubang saluran pengisian oli. Jika warna oli masih cerah dan volumenya masih di atas tanda minimal maka oli masih bagus dan volume masih oke.
Indah menyarankan agar penggantian oli menggunakan oli yang direkomendasikan pabrikan dan spesifikasinya sesuai dengan yang ditetapkan. "Tetapi sekali lagi, ini untuk transmisi otomatis pada mobil secara umum. karena ada mobil tertentu yang transmisi otomatisnya maintenance free," imbuh Indah.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...