Puncak Musim Hujan Tiba, Ini 5 Tips Supaya Lebih Aman Saat Berkendara

ADVERTISEMENT

Puncak Musim Hujan Tiba, Ini 5 Tips Supaya Lebih Aman Saat Berkendara

Yudistira Perdana Imandiar - detikOto
Selasa, 29 Nov 2022 15:58 WIB
Sejumlah kendaraan melintas saat hujan di Bundaran HI, Jakarta, Jumat, (18/2/2022).
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Berdasarkan laporan BMKG, puncak musim penghujan diprediksi terjadi di bulan Desember 2022 dan Januari 2023. Untuk itu, masyarakat mesti bersiap menghadapi hujan ketika beraktivitas di luar rumah, termasuk saat berkendara.

Saat curah hujan tinggi, ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan dan dilakukan pengendara mobil maupun sepeda motor. Berkaitan dengan hal itu, Tokopedia membagikan tips berkendara saat musim hujan.

1. Bawa Jas Hujan

Membawa jas hujan adalah hal utama bagi pengendara motor. Hindari penggunaan jas hujan ponco yang justru membahayakan keselamatan pengendara. Gunakan jas hujan mode setelan dan double press alias anti bocor seperti jas hujan dari pegiat usaha lokal Tokopedia, khn shop.

"Selama tiga bulan belakangan ini terjadi kenaikan jumlah transaksi jas hujan hingga 7,5 kali lipat," Kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia Rizky Juanita Azuz dalam keterangan tertulis, Selasa (29/11/2022).

Menurut catatan Tokopedia, peningkatan kenaikan transaksi produk jas hujan tertinggi terjadi di Kota Bandung, Kota Surakarta, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta pada periode 3 bulan terakhir dibandingkan 3 bulan sebelumnya.

2. Jangan Nyalakan Lampu Hazard

Menurut UU No. 22 tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1, lampu hazard hanya digunakan untuk berhenti pada kondisi darurat, seperti mogok dan kecelakaan lalu lintas. Karena itu, saat kondisi hujan, pengendara disarankan untuk menghidupkan lampu kendaraan, namun jangan menyalakan lampu hazard yang dapat membingungkan hingga membahayakan kendaraan di belakang.

3. Gunakan Cairan Anti Jamur

Bercak air hujan yang dibiarkan berisiko menimbulkan jamur pada kendaraan. Menghindari hal tersebut, gunakan cairan anti jamur untuk melindungibody dan kaca kendaraan. Jika sudah terlanjur, produk Maxx Waterspot Remover dan Maxx Glass Polish dari Auto Fusionpro juga bisa menjadi solusi.

"Tokopedia mencatat kenaikan transaksi produk perawatan kendaraan tertinggi terjadi di Kota Surabaya, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sleman, Kota Surakarta, dan Kabupaten Sidoarjo pada periode 3 bulan terakhir dibandingkan 3 bulan sebelumnya," papar Rizky.

4. Periksa Kondisi Kendaraan

Hal paling utama dalam berkendara adalah memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Perhatikan bagian-bagian krusial, seperti lampu jarak dekat dan jauh, lampu sein, ban, atau wiper bagi pengendara mobil.

Produk aksesori pengendara motor meningkat hampir 1,5 kali lipat pada periode3 bulan terakhir dibandingkan 3 bulan sebelumnya.

"Kabupaten Sleman, Kota Surakarta, Kabupaten Sidoarjo, Kota Yogyakarta, dan Kota Bandungtercatat sebagai kota/kabupaten dengan kenaikan transaksi produk aksesori pengendara motor tertinggi di periode yang sama," ungkap Rizky.

5. Sedia Pelindung Sepatu Anti Air

Untuk menghindari sepatu kerja basah terkena air hujan, pengendara motor wajib sedia pelindung sepatu anti air. Pastikan mantel sepatu yang dibeli berkualitas baik dan sesuai dengan ukuran sepatu.

"Selain memasuki musim hujan, pertumbuhan transaksi kebutuhan pengendara motor turut didorong olehberbagai inisiatif dengan menggunakan pendekatan hyperlocal untuk mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan,"ujar Rizky.



Simak Video "Jangan Sembrono! Ini Bahaya Naik Motor Dekat-dekat Bus dan Truk"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT