Bukan Pakai Sandal Jepit, Ini Perlengkapan Ideal buat Motoran

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 17 Jun 2022 09:12 WIB
Sejumlah jurnalis melakukan test ride sepeda motor All New Honda Vario 160 yang berlangsung AHM Safety Riding Park, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (2/2/2022).
Perlengkapan ideal buat naik motor (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Korlantas Polri menyarankan pengguna sepeda motor tidak memakai sandal jepit. Bukan karena bakal kena tilang, tapi karena menyangkut keselamatan pemotor itu sendiri.

Dari kacamata keselamatan berkendara, penggunaan sepatu dianggap lebih ideal untuk mengendarai sepeda motor. Sebab, sepatu akan melindungi bagian kaki, terutama jika kecelakaan, agar tidak terjadi gesekan yang bisa menyebabkan cedera.

Menurut Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu safety gear atau kelengkapan keselamatan bermotor merupakan sebuah kewajiban. Menurut Jusri, pemotor tidak disarankan hanya pakai sandal saja.

"Ini menyangkut keselamatan. Ini sering diabaikan karena hal-hal kecil. Kita lihat masih ada yang naik motor pakai sandal jepit, celana pendek. Belum pernah terasa tergesek aspal kali ya," kata Jusri kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Penggunaan sepatu untuk ujung kaki. Sementara untuk perlindungan ujung kepala, pemotor diwajibkan pakai helm. Idealnya, seorang pemotor itu menggunakan helm penuh (full face). Tapi minimal bisa pakai helm open face.

"Ada standar minimal, helm open face. Kan idealnya helm full face. Kemudian idealnya goggle, bisa diganti dengan kacamata atau kaca helm, lalu sarung tangan, celana panjang berbahan denim (jeans), sepatu," sebut Jusri.

Pemotor juga perlu menggunakan kacamata, goggle, atau kaca helm untuk melindungi mata dari debu atau kotoran lain.

Kemudian, celana panjang juga wajib. Menurut Jusri, celana panjang berbahan denim akan lebih baik melindungi bagian tubuh pemotor.

"Naik motor itu ketika jatuh, langsung tubuh kita yang kontak. Enggak kayak mobil yang ada pelindung-pelindungnya. Celana panjang berbahan denim (jeans) itu sudah standar minimal, karena denim jauh lebih baik menahan abrasi ketika terjadi gesekan ke aspal," ujar Jusri.

Kemudian sarung tangan yang diperlukan pemotor adalah sarung tangan yang menutupi jari sampai kuku-kukunya. Itu akan melindungi pemotor itu sendiri.

"Sarung tangan yang menutup seluruh sisi di mana buku-buku tangan kita dan kuku itu tercover dengan bahan yang lebih tebal. Kemudian jaket tebal," ucapnya.



Simak Video "Agar Rem Motor Matic Tidak Blong, Ini Tips Mengurangi Kecepatan di Turunan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)