Pentingnya Chest Protector yang Dibuang Quartararo, Pemotor Perlu Pakai?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 07 Jun 2021 12:45 WIB
Yamaha French rider Fabio Quartararo competes during the MotoGP race of the Moto Grand Prix de Catalunya at the Circuit de Catalunya on June 6, 2021 in Montmelo on the outskirts of Barcelona. (Photo by LLUIS GENE / AFP)
Quartararo membuang chest protector. Padahal perangkat itu penting untuk keselamatan. Perlukah pemotor harian menggunakan chest protector? Foto: AFP/LLUIS GENE
Jakarta -

MotoGP Catalunya 2021 menyajikan drama ketika Fabio Quartararo membuka baju balap dan membuang chest protector atau pelindung dada. Padahal, baju balap dan chest protector wajib dikenakan dengan benar oleh pebalap selama di dalam lintasan.

Chest protector dianggap penting untuk keselamatan pebalap jika terjadi kecelakaan. Bahkan, Regulasi FIM World Championship Grand Prix mewajibkan pebalapnya mengenakan pelindung dada tersebut.

Pada Pasal 2.4.5.2 Regulasi FIM World Championship Grand Prix yang membahas tentang Perlengkapan Keselamatan Pebalap disebutkan, setiap pebalap yang dikontrak harus memulai setiap acara balapan dengan setidaknya dua set lengkap peralatan keselamatan yang tidak rusak. Satu set peralatan keselamatan harus berisi helm, baju balap 1 potong (terhubung antara bagian atas dan bawah), sarung tangan, sepatu bot, pelindung belakang, dan pelindung dada.

"Peralatan (keselamatan) harus dipakai, dikencangkan dengan benar, setiap saat selama aktivitas di dalam sirkuit," tulis regulasi tersebut.

Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menilai chest protector memiliki peran penting. Chest protector akan melindungi pengendara saat terjadi kecelakaan. Bagian dada yang terlindungi chest protector tidak akan cedera parah jika terjadi kecelakaan

"Karena tanpa chest protector, maka organ-organ dalam tubuh pebalap rawan rusak, tulang rusuk sekalipun tidak mampu menahan akibat dari kecelakaan tersebut," kata Sony.

Perlukah pemotor harian menggunakan chest protector? Sony menilai, alat pelindung diri wajib digunakan oleh setiap pemotor.

"Karena motor tersebut tidak memiliki bumper. Sehingga apabila terjadi kecelakaan, maka badan rider-lah yang kontak langsung," ujar Sony.

Untuk itu, Sony menyarankan, demi kesehatan dan keselamatan chest protector perlu digunakan oleh pengendara. Di pasaran, saat ini banyak dijual pelindung dada pemotor. Ada yang berbentuk rompi, ada juga yang bentuknya mirip chest protector MotoGP yang disematkan di dalam jaket. Harganya ada yang puluhan ribu rupiah, ada juga yang sampai ratusan ribu rupiah.



Simak Video "Morbidelli Start Terdepan di MotoGP Catalunya, Rossi Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)