Motor Mogok Akibat Terendam Banjir Cek Komponen Ini Segera!

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 20 Feb 2021 18:18 WIB
Sejumlah tukang bengkel keliling memperbaiki motor warga yang mati akibat menerobos banjir di kawasan Jalan Kapuk Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/2). Jasa servis motor tersebut berkisar pada harga Rp. 25.000-Rp.100.000 tergantung tingkat kerusakan dan jasa bongkar mesin. Biasanya kebanyakan motor banjir rusak di busi dan karbu
Ilustrasi servis motor saat terendam banjir Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Beberapa hari terakhir Jakarta diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Alhasil sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga tergenang banjir dengan ketinggian mulai dari 80 cm sampai 2 meter. Tentunya hal ini cukup membahayakan baik untuk kesehatan atau sepeda motor kesayangan detikers, karena risiko kendaraan akan terendam air banjir yang bisa menyebabkan kerusakan bisa sangat mungkin terjadi.

Namun jika motor kesayangan detikers sudah terendam banjir ada hal utama yang perlu dilakukan detikers, yaitu dengan segera melakukan pemeriksaan pada beberapa komponen sepeda motor. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat motor sudah terendam banjir.

Dikutip dari laman Federal Oil, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan pemilik kendaraan saat motornya mogok akibat terendam banjir.

1. Cek Busi Motor dan Keringkan

Apabila motor sudah mogok tak bisa menyala karena terendam banjir, coba untuk perhatikan bagian busi. Pertama lepaskan busi motor dan coba keringkan. Setelah itu coba gunakan kick starter tanpa busi yang terpasang, lakukan hingga beberapa kali setelah itu pasang kembali busi di motor.

Sejumlah tukang bengkel keliling memperbaiki motor warga yang mati akibat menerobos banjir di kawasan Jalan Kapuk Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/2). Jasa servis motor tersebut berkisar pada harga Rp. 25.000-Rp.100.000 tergantung tingkat kerusakan dan jasa bongkar mesin. Biasanya kebanyakan motor banjir rusak di busi dan karbuSejumlah tukang bengkel keliling memperbaiki motor warga yang mati akibat menerobos banjir di kawasan Jalan Kapuk Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/2). Jasa servis motor tersebut berkisar pada harga Rp. 25.000-Rp.100.000 tergantung tingkat kerusakan dan jasa bongkar mesin. Biasanya kebanyakan motor banjir rusak di busi dan karbu Foto: Pradita Utama

2. Perhatikan Filter Karburator

Hal ini cukup krusial karena saringan udara tidak boleh terendam air. Karena itu cek juga filter karburator atau injector, jika di dalamnya terdapat banyak air maka wajar saja apabila motor tidak mau menyala. Jangan lupa untuk segera bersihkan karburator sampai tidak ada air yang tersisa di dalam.

3. Cek Kondisi Knalpot

Komponen ini juga sangat penting agar tidak sampai terendam air, karena knalpot merupakan tempat pembuangan gas. Jika pengendara nekat menerobos genangan banjir yang tinggi, maka knalpot otomatis akan menghisap air di sekitarnya. Faktor inilah yang menjadi salah satu hal penyebab motor mogok.

4. Panaskan Motor

Setelah melakukan hal di atas, jangan lupa untuk memanaskan motor dan diamkan hingga beberapa saat. Untuk menyalakannya gunakan kick starter saat kontak dalam posisi mati atau off. Gunakan manual starter atau kick starter beberapa kali, lalu setelah itu nyalakan kontak motornya.

Setelah mesin motor dipicu beberapa kali dengan kick starter, kemudian nyalakan kontak motor ke posisi on dan lakukan kick starter lagi hingga motor kembali bisa menyala. Apabila motor masih mengalami mogok, segera bawa kendaraan Anda ke bengkel resmi terdekat untuk mendapat perbaikan.



Simak Video "Sudah Empat Kali Banjir Rendam Rumah Warga di Pamanukan Subang"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/lth)