Jumat, 16 Okt 2020 07:11 WIB

Berkendara di Dekat Truk? Segera Menjauh, Anda Dalam Bahaya!

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Motor terlindas truk di jalan lingkar Delanggu, Klaten, Rabu (29/7/2020). Foto: Motor terlindas truk di jalan lingkar Delanggu, Klaten, Rabu (29/7/2020). (Achmad Syauqi/detikcom)
Jakarta -

Berkendara di sekitar kendaraan besar seperti truk harus ekstra hati-hati. Bahkan, sering kali kendaraan kecil terlibat kecelakaan akibat pengemudi truk tak melihat kendaraan lain di sekitarnya.

Menurut praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, truk memiliki titik buta atau blind spot alias area yang tak terlihat oleh pengemudi. Jika kendaraan lain berada di area blind spot, kendaraan tersebut dalam keadaan rentan.

"Truk itu blindspotnya besar, sehingga sering kali kendaraan yang berada di sampingnya tidak terlihat, rentan tertabrak. Segera menjauh!" kata Sony kepada detikcom, Kamis (15/10/2020).

Selain itu, truk membutuhkan ruang yang besar dalam bermanuver. Jadi, Sony menegaskan kendaraan lain jangan berada di sisi kiri-kanan truk.

"Karena perawatannya kurang dan kerja remnya berat, sering sekali gagal rem atau rem blong. Jangan pernah berada di depan truk," ujarnya.

Sony juga menyebut, apa pun muatannya, rata-rata truk sekarang memiliki muatan berlebih alias overload. Risiko terbesarnya adalah muatan tersebut ambruk.

"Jadi jaga jarak dengan truk," sarannya.

Selain itu, dimensi besar sebuah truk juga sering dipakai pemotor untuk 'ngadem' dari sengatan matahari ketika macet atau lampu merah. Hal itu sangat tidak disarankan oleh Sony mengingat truk memiliki blind spot.

"Pengendara itu berada di zona bahayanya. Segera menjauh," ucap Sony.



Simak Video "Perkenalkan! Xpander dan Xpander Cross Spesial Bernuansa Hitam"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com