Minggu, 27 Sep 2020 13:40 WIB

Awas Belt CVT Motor Matik Putus, Ini Perawatan yang Bisa Dilakukan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
V-belt skuter matik CVT motor matik. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Motor matik saat ini menjadi pilihan banyak orang di Indonesia. Penggunaannya yang sederhana tanpa harus pindah gigi menjadi salah satu alasan motor matik digemari. Namun, tak hanya digunakan, motor matik juga perlu perawatan.

Perawatan motor matik tak hanya soal ganti oli. Lebih dari itu, bagian transmisi CVT juga harus diperhatikan oleh pemilik motor matik. Sering kali pemilik motor matik mengeluhkan belt CVT tiba-tiba putus di tengah jalan. Hal itu membuat tenaga tak tersalurkan ke roda belakang.

Pada CVT terdapat banyak komponen yang saling terhubung, seperti roller, kampas kopling ganda, mangkok kopling sampai belt. Dan dari komponen tadi, belt jadi bagian yang paling vital. Belt ini menghubungkan antara drive pulley (pulley depan) dengan driven pulley (pulley belakang) untuk menggerakkan roda.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom dari Planet Ban, belt CVT bisa putus biasanya karena aus akibat pemakaian. Sebab, banyak pemilik motor matik alpa memeriksa komponen ini karena posisinya memang tertutup. Apalagi untuk melepas komponen ini butuh alat khusus seperti treker dan sabuk pengikat.

Terlebih, perawatan CVT motor matik biasanya memerlukan biaya tambahan di luar jasa servis. Namun, sebenarnya itu bukan menjadi alasan untuk Anda memeriksa CVT motor matik Anda. Karena dengan memeriksa bagian CVT, berkendara menggunakan motor kesayangan tetap nyaman.

Kepala Mekanik Planet Ban Arie Saputra mengatakan, ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk mencegah belt CVT putus di tengah jalan. Salah satunya adalah menyemprotkan cairan khusus.

"Jika secara fisik belum menunjukkan gejala getas atau pecah-pecah, belt akan disemprotkan cairan belt conditioner supaya kembali lentur. Ini untuk mencegah belt putus mendadak di jalan," katanya. Namun, kalau secara fisik belt sudah aus, sebaiknya segera diganti agar performa motor matik tetap maksimal.



Simak Video "Jelajah dengan Motor Matik, Grobogan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com