"Ketika melewati medan ekstrem tanjakan dan turunan, maka sistem pengereman motor akan bekerja lebih keras. Efeknya bisa menimbulkan brake fading, atau penyusutan kemampuan rem akibat suhu panas," ungkap instruktur dari Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu, kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi akhirnya banyak pengendara motor matik yang terus-terusan menarik tuas rem saat melewati jalan menurun. Kalau dipanteng terus temperatur konstruksi rem itu panas. Kalau dia panas walaupun rem dibejek, dia akan blong," katanya.
Penjelasan teknisnya, ketika pengendara motor matik menekan tuas rem terlalu lama atau secara terus-terusan, maka piringan dan kampas rem yang beradu akan cepat panas. Akibatnya, panas akan menjalar ke kaliper dan bisa membuat seal piston memuai. Seal piston yang macet tidak akan bisa menekan kampas secara sempurna. (rgr/rgr)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin