Selasa, 11 Jun 2019 08:36 WIB

Motor Telah Dipakai Mudik, Perlu Ganti Oli

Ridwan Arifin - detikOto
Pemudik yang pakai sepeda motor. Foto: Lamhot Aritonang Pemudik yang pakai sepeda motor. Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Mengganti pelumas atau oli mesin jadi hal paling mendasar dalam perawatan kendaraan bermotor. Apalagi usai dipakai perjalanan mudik yang melakukan perjalanan non-stop seperti touring jarak jauh.

Dikatakan mekanik Astra Motor Dewi Sartika Cawang, Widodo Tri Lumaksono, dalam kondisi tersebut, maka oli mesin perlu diganti agar performa mesin tetap terjaga.

"Ini kan untuk pemakaian panjang, dan non-stop jatuhnya. Otomatis fungsi oli berkurang," kata pria yang akrab disapa Dodo kepada detikcom.



Memang dalam anjuran ganti oli mesin motor maksimal 3 bulan atau 2.000 km.

Namun menurut Dodo, mudik menggunakan sepeda motor dihadapkan dengan berbagai situasi dan kondisi, seperti macet serta menempuh perjalanan yang panjang. Oleh karena itu daya pelumas dari oli akan berkurang jika motor dipakai dengan jarak tempuh yang jauh dan lama.



Bila kualitas oli mesin sudah turun, pengendara pun sebenarnya bisa merasakan efek dari performa motornya, seperti tarikan mesin menjadi lebih berat dan overheat. "Jadi mesin bisa cepat panas pengaruh juga ke larinya," kata Dodo.

Faktor tersebut mau tak mau dibutuhkannya lebih konsumsi bahan bakar. Tentu saja, ini membuat alokasi pembelian BBM meningkat.

"Pengaruh ke bahan bakar juga, seharusnya dia lari, ini jadi agak terhambat, jadi ya pengaruh ke bahan bakar juga," jelas Dodo. (riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed