Kamis, 09 Mei 2019 12:50 WIB

Naik Motor saat Puasa, Perhatikan Durasi Perjalanan

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Moda transportasi sepeda motor menjadi pilihan karena dinilai cepat dan murah, apalagi sekarang sudah hadir para penyedia jasa ojek online. Berjam-jam duduk di atas motor menjadi hal yang biasa, namun saat Ramadhan tiba, tentu menjadi perhatian lebih sebab asupan makanan dan minuman akan berkurang.

Nah untuk menjaga kondisi badan agar tetap prima, para pengendara sepeda motor sebaiknya memperhatikan waktu durasi maksimal berkendara. Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda, Agus Sani mengungkapkan tidak ada batasan waktu maksimal, hal yang perlu menjadi perhatian adalah waktu rehat ketika perjalanan panjang.



"Maksimal (waktu berkendara) tidak ada, tetapi tetap setelah 1,5 jam sampai dengan 2 jam perjalanan harus istirahat ketika berkendara," ujar Agus Sani kepada detikOto.

Hal tersebut berkaitan dengan rasa lelah pada tubuh yang harus kembali dibugarkan, sehingga ketika kembali memacu motor di jalan raya, lebih fokus dan tubuh bisa merespons segala pergerakan.

Sebab badan bugar dan cukup istirahat sangat penting bagi pengendara motor. Tak seperti mobil, pengemudi motor butuh keseimbangan tubuh yang lebih baik. Lengah sedikit saja, berpotensi besar untuk terjatuh dan mengalami kecelakaan.

Terlebih Sani sebenarnya mengungkapkan waktu durasi berkendara di atas biasa dilakukan juga saat tidak berpuasa."Kalau sudah terbiasa berpuasa, bukan jadi kendala," pungkas Agus Sani. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com