ADVERTISEMENT
Sabtu, 13 Apr 2019 12:13 WIB

CVT Motor Matik Terendam Banjir, Segera Lakukan Hal Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Suparno Foto: Suparno
Jakarta - Di musim hujan seperti sekarang ini, motor pasti bakal sering lewat genangan air. Kalau ketinggiannya masih bisa ditolerir, nggak masalah. Tapi kalau genangan banjir sudah melewati area CVT (Continuously Variable Transmission) motor matik kamu, tentunya bahaya banget ya, detikers.

Nah, jika motor matik kamu harus menerjang banjir yang tingginya sudah melebihi area CVT, maka wajib hukumnya untuk melakukan perawatan. Seperti dijelaskan oleh mekanik Duta Motor Sport, Bekasi, Ryan Fasha, ada beberapa hal yang harus dilakukan setelah motor matik menerjang banjir.



"Pastinya area CVT harus dibongkar dan gemuk (grease) di CVT harus diganti baru," kata Ryan, melalui pesan singkat, kepada detikcom. Selain CVT, komponen lain yang harus diperiksa adalah kampas rem dan mangkok kopling. "Pastikan dibersihkan, supaya bebas dari karat," lanjutnya lagi.

Menurut Ryan, jika sudah terendam banjir, kedua komponen tersebut bisa diganti yang baru. "Kalau masih bisa diamplas, nggak perlu diganti," katanya lagi. Tak hanya part tersebut, oli gardan atau oli transmisi juga perlu diganti.


"Kalau bisa di-flushing pakai bensin dulu, baru masukin oli baru," katanya lagi. Apakah ada efek negatifnya, jika motor matik yang sudah terendam banjir tidak langsung dapat perawatan?

"Pasti bakal kena karat. kemungkinan kampas kopling selip juga ada. Dan bagian as pulley depan bisa macet karena karat," pungkasnya.

Nah, untuk para detikers yang mengalami motor matik terendam banjir, baiknya segera diservis ya. Bisa bongkar-bongkar sendiri atau bawa saja ke bengkel langganan terdekat. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com