Kamis, 11 Apr 2019 20:56 WIB

Isi Bensin Tunggu Kosong, Bikin Tangki Motor Cepat Karatan?

Ridwan Arifin - detikOto
Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Tak jarang bagi pemilik kendaraan bermotor untuk mengisi bensin ketika jarum atau tanda penunjuk bensin sudah menunjukkan habis. Benar tidak, kebiasaan ini berakibat pada umur tangki?

Laman Suzuki.co.id menyebut kebiasaan ini dirasa banyak berpengaruh dengan umur tangki. Sehingga para pengguna motor disarankan mengisi bensin ketika tidak benar-benar dalam keadaan hampir kosong.



"Berisiko menyebabkan kondensasi, dan timbulnya air dalam tangki. Kasus ini memang kerap terjadi pada motor sport, tapi bukan tidak mungkin akan terjadi pula pada jenis motor lainnya," tulisnya.

Setelah tangki berkarat masalah yang dihadapkan lainnya adalah kondisi motor. Bahkan dapat menyebabkan motor mogok.

"Yang jadi masalah, setelah tangki bensin diserang karat, untuk membersihkannya tergolong sangat sulit. Bahkan karat tergolong sangat mudah mengendap di bensin, hingga akhirnya serpihan karat tersebut akan masuk ke fuel pump alias pompa bensinm," terangnya.



"Proses pembakaran bensin akan terhambat, dan usia pakai busi akan lebih pendek. Yang paling buruk, serpihan karat akan menghalangi prises pembakaran dan menyebabkan motor sering mogok," jelasnya.

Guna menghindari masalah tangki yang berkarat. Salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan tidak tangki besin kosong dalam waktu yang lama. Setelah indikator bensin sudah menunjukkan angka 50 persen, segera lakukan pengisian ulang bensin untuk menjaga tangki bensin tetap penuh.

Pada kesempatan sebelumnya, hal senada juga dijelaskan Media Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, dengan mengisi tangki kendaraan secara penuh, maka potensi penguapan bensin akan semakin kecil.

"Tangki yang selalu terisi penuh juga bisa mencegah potensi terjadinya karat pada tangki. Seperti diketahui, tangki akan mengalami kondensasi jika tidak diisi bensin penuh. Kondensasi akan menciptakan air dan menimbulkan karat," kata Arya, kepada detikOto, Rabu (6/2/2019). (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya