"Jadi istilahnya ada kandungan air di dalam bahan bakar. Air kan berat jenisnya lebih berat dari bahan bakar, dia otomatis ada di bawah," ucapnya kepada detikOto, di Bengkel Astra Motor, Dewi Sartika, Jakarta.
Untuk itu, Eko menyarankan beberapa cara untuk mencegah agar karat tidak terjadi pada tangki bensin. "Setahun sekali atau 10.000 km tangki dikuras, atau kalau motor jarang dipakai bensin diisi penuh," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, untuk pengurasan dikatakan Eko dapat dilakukan sendiri tanpa harus dibawa ke bengkel. Namun Eko juga mengatakan lebih baik dibawa ke bengkel, karena takut salah dalam pemasangannya.
"Tapi disitu kan ada (karet) sil-nya, kalau pompa injeksi kan ada silnya, pompa bahan bakarnya. kalau salah pemasangan jadi tidak bisa hidup. Kalau kita kuras tangki harus bongkar semuanya. Fuel pump-nya dibuka, dibersihkan," tutur Eko.
Untuk biayanya Eko mengatakan, pengurasan tangki bensin tergantung pada jenis motornya. "Kuang lebih untuk motor Sport Rp 30 ribu, kalau matik lebih mahal sekitar Rp 40 ribu, karena ngebongkarnya lebih ribet," pungkasnya.












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar