Motor bekas yang palsu tersebut adalah motor bekas yang kondisi sebenarnya sudah jelek, namun diakali agar terlihat masih bagus. Lalu apa saja kecurangan yang dilakukan pada motor bekas yang sudah jelek agar terlihat masih bagus?
"Ya paling di kondisi bagian mesin. Mesin kan enggak bisa langsung kelihatan. Apakah sudah pernah di-over size atau belum," ucap Kepala Mekanik Astra Motor Jakarta, Eko Eddy Saputro, saat ditemui detikOto di bengekel resmi Astra Motor, Dewi Sartika, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan kecurangan yang paling umum terjadi adalah mengurangi angka kilometernya pada speedometer, agar terlihat masih dalam kondisi bagus.
Namun Eko mengatakan, untuk jarum speedometer yang sudah digital tidak dapat dicurangi.
"Karena speedometer digital ga bisa di-reset, biasanya d ganti. Paling Kalo untuk mengurangi (km) itu dia ganti speedometer-nya, seperti itu," katanya.
Dan memang menurutnya tidak ada metode untuk mengurangi angka kilometer pada speedometer digital.
"Ya diganti speedometer-nya. Ganti speedo itu bisa beli speedo baru, second atau apa dipasang ke motornya dia (yang mau dijual), bisa kayak gitu," pungkas Eko. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB